"Yang mengaku nanti diperiksa oleh petugas polisi dari reserse dan kriminal," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada detikcom, Minggu (20/10/2013).
IP mengaku adalah salah satu dari tiga pelaku yang membunuh Dicky di Cipulir. IP juga menyebutkan dirinya tidak bertugas mengeksekusi Dicky melainkan berjaga-jaga.
Peran IP akan diperdalam oleh pihak kepolisian. Termasuk kemunculannya setelah empat dari enam pelaku sudah mendapatkan vonis pidana penjara dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Kita perdalam perannya seperti apa," ujar Rikwanto.
Usai membunuh dan mencuri motor korbannya, IP mengaku mendapatkan jatah Rp 300 ribu. Setelah peristiwa itu, ia juga mengaku tak berhubungan dengan dua rekannya.
Sementara para pelaku yang sudah mendapatkan vonis hakim maupun yang belum disebut IP tak ada hubungannya.
(vid/)











































