Polres Depok tengah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh pegawai Venus Karaoke. Pemeriksaan ini terkait terjadinya bentrok antara anggota Brimob dan anggota TNI AD di Venus Karaoke, Depok Town Square (Detos).
"Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang pegawai Venus Karaoke," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim saat ditemui di kantornya, Jalan Margonda Raya, Sabtu (19/10/2013).
Menurut Agus, salah satu yang diperiksa adalah manager Venus Karaoke, Dwi Jaya. Dwi ada di tempat kejadian saat bentrok terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memeriksa tujuh orang pegawai. Polres Depok juga mengamankan batu, pot bunga dan asbak rokok dari Venus Karaoke. Diduga benda-benda itu digunakan saat bentrok berlangsung semalam.
Keributan itu awalnya 6 anggota Brimob itu berkaraoke di Room 6 di Venus Karaoke, termasuk Bripda William dan Bripda Sugandi dan 4 orang lain. Tak berapa lama, 2 dari 6 orang tersebut keluar untuk memesan minum. Pada saat yang bersamaan ada 4 orang menyerang langsung kepada 2 orang yang keluar Room 6. Kemudian salah satu dari 2 orang yang diserang ini masuk ke Room 6 lagi memanggil teman-temannya.
Apakah penyerangan ini direncanakan beserta motifnya, pihak Polresta Depok masih menelusuri.
Sebelumnya Kadiv Humas Mabes Polri Ronny F Sompie mengatakan keributan itu terjadi karena miskomunikasi serta masih menuruti emosi anak muda baik dari personel Brimob Polri dan anggota TNI AD.
Sedangkan pihak TNI AD yakni Kadispen TNI AD Brigjen TNI Rukman Ahmad mengatakan insiden yang terjadi di Venus Karaoke bukan penyerangan melainkan perkelahian. "Itu bukan penyerangan, sementara informasinya perkelahian di antara mereka. Apa penyebabnya, proses hukum sedang berlanjut," jelas Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Rukman Ahmad ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (19/10/2013).
Sedangkan Pangdam Jaya Mayjen TNI E Hudawi Lubis mengatakan awal masalah karena saling meminta rokok hingga kemudian terjadilah kesalahpahaman.
Tiga orang yang menjadi korban akibat keributan tersebut adalah Bripda Sugandi dan Bripda William anggota Brimob Kelapa Dua. Sementara seorang lainnya adalah Serda Cholil anggota Denhub Div 1 Kostrad Ciluer.
Bripda Sugandi dan Bripda William sempat dibawa ke RS Tugu Ibu Depok lalu kemudian, Bripda Sugandi dirujuk ke RS Polri, Jakarta Timur. Sementara Serda Cholil sempat dilarikan ke RS Mitra Keluraga kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
(kha/nwk)










































