Ini Cerita Penjemputan Eks Ketum PD oleh Anggota BIN Versi Loyalis Anas

Ini Cerita Penjemputan Eks Ketum PD oleh Anggota BIN Versi Loyalis Anas

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Sabtu, 19 Okt 2013 17:21 WIB
Ini Cerita Penjemputan Eks Ketum PD oleh Anggota BIN Versi Loyalis Anas
Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Prof Subur Budisantoso batal menjadi pembicara di acara diskusi pergerakan yang digelar di rumah Anas Urbaningrum, di Duren Sawit, Jakarta Timur karena dijemput anggota Badan Intelijen Negara (BIN). Penjemputan dilakukan menjelang diskusi yang digelar Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), organisasi bentukan Anas.

Bagaimana penjemputan itu terjadi? Berikut peristiwa penjemputan sebagaimana dituturkan salah seorang pengurus Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang juga moderator diskusi, M Rahmad seperti yang dikutip detikcom, Sabtu (19/10/2013) dari video yang beredar di Youtube.

"Kepada sahabat-sahabat semua, karena dua orang narasumber pada detik-detik terakhir kita mendapatkan informasi mereka berhalangan hadir, khusus untuk narasumber Profesor Subur Budisantoso kita dikabarkan tadi oleh panitia bahwa jam 9 pagi tadi beliau dijemput oleh staf BIN, kemudian ajudannya menyampaikan panitia menjemput Prof Budi langsung saja di Kalibata (kantor pusat BIN), tidak usah ke rumah. Maka panitia langsung meluncur ke Kalibata sebelum (salat) Jumat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesampainya di Kalibata, panitia tidak diperkenankan untuk bertemu dengan Prof Budi, tetapi panitia sempat berkomunikasi langsung dengan Prof Budi melalui handphone. Nah, melalui percakapan itu, disampaikan oleh Prof Budi bahwa Kepala BIN mau ketemu. Tetapi pada saat Prof Budi jam 9 pagi itu sudah di Kalibata, disampaikan oleh staf BIN kalau Kepala BIN sedang menghadap Presiden, jadi mohon ditunggu. Nah, kita tahu kalau hari ini Presiden tidak ada di Jakarta.

Nah disampaikan lagi bahwa sesudah menghadap Presiden, nanti setelah Jumat baru Kepala BIN ketemu Prof Budi, artinya kalau sudah Jumat bersamaan dengan acara dialog pergerakan di mana Prof Budi sudah menyampaikan kesediaannya untuk hadir dalam acara dialog ini. Jadi silakan teman-teman tafsirkan sendiri kenapa Prof Budi tidak bisa hadir. Dan kabarnya beliau tidak dibenarkan tinggalkan Kalibata sebelum ketemu Kepala BIN."







(rmd/nwk)


Berita Terkait