"Loh, siapa bilang akan dicopot? Yang bilang siapa? Bukan akan dicopot, tapi diganti," ujar Jokowi di Taman Cattleya, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (19/10/2013).
Sebelumnya Jokowi juga menyatakan bahwa kinerja sudin-sudin di DKI Jakarta masih belum memuaskan. Dirinya akan terus melakukan inspeksi dadakan hingga target pelayanan masyarakat tercapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi kecewa dan marah ketika melalukan inspeksi mendadak ke Kantor Walikota Jakarta Timur kemarin. Dua kali disidak, tetapi tidak ada perbaikan yang signifikan.
Jokowi kecewa dengan proses perizinan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (TPSP). Sebab untuk mengurus surat izin Tanda Daftar Perusahaan (TDP) masih diperlukan waktu yang dia nilai terlalu lama.
"Memang sudah ada perbaikan, di depan sudah ada data screennya, tapi kecepatan pelayanannya masih perlu digenjot lagi. Masa buat SIUP dan TDP aja 3 hari. Hanya ngetik-ngetik gitu aja kan cuma berapa menit sih," gugat Jokowi.
Akibat peristiwa ini, Jokowi akan melakukan evaluasi kinerja para petugas di sana. Terutama Kepala Suku Dinas (sudin) UMKM Jakarta Timur, Johan Afandy, yang tidak ada di tempat saat Jokowi sidak tadi.
"Menurut saya yang problem itu sudin-sudinnya. Saya ganti nanti semuanya," tegas Jokowi.
Bagaimana dengan Wali Kota? Apakah juga diganti Pak?
"Nanti dilihat saja," jawab Jokowi.
(rmd/nwk)











































