Seekor macan tutul (panthera pardus) tewas di Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS) Banjarnegara, Jawa Tengah. Macan tutul itu merupakan macan yang terjerat jebakan babi hutan yang dipasang warga Dayeuhluhur, Cilacap.
"Macan tutul itu mati tadi malam (Jumat) akibat luka yang tidak sembuh," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Banjarnegara, Aziz Achmad, Sabtu (19/10/2013).
Menurut dia, luka yang dialami macan tutul tersebut disebabkan jeratan kabel rem yang digunakan warga Desa Kuta Agung untuk menjebak babi hutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, setelah sempat dilakukan operasi pengangkatan kabel oleh drh Agung dan drh Anton hingga tiga kali, macan tutul tersebut terlalu banyak bergerak yang menyebabkan luka yang telah dijahit pun kembali robek sehingga menyebabkan infeksi.
"Tampaknya dari jeratan itu mengakibatkan infeksi, hingga akhirnya macan tutul tersebut tidak tertolong," jelasnya.
Sementara menurut salah seorang petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng, Endi Suryo Heksiyanto mengatakan hingga saat ini macan tutul tersebut belum dikubur karena masih menunggu kedatangan tim medis untuk mengidentifikasi penyebab kematian macan tersebut.
"Kami masih menunggu tim medis yang akan memeriksa kondisi macan tutul tersebut sebelum dikubur," ungkapnya.
(arb/asp)










































