Hamid Awaluddin Sidak LP dan Rutan Makassar

Hamid Awaluddin Sidak LP dan Rutan Makassar

- detikNews
Rabu, 10 Nov 2004 00:24 WIB
Makassar - Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa tempat di Jakarta, Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin juga melakukan hal yang sama di Makassar, Sulawesi Selatan. Hamid melakukan sidak di Rutan Makassar dan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Gunung Sari, Makassar. Meski kunjungan Hamid dirahasiakan, namun sejumlah petugas rutan telah mengetahui setengah jam sebelum menteri asal Sulsel ini datang.Di Rutan Makassar, Jl. Sultan Alauddin II, Hamid mengunjungi setiap blok tahanan. Di rutan ini, jumlah tahanan sebanyak 571 orang termasuk diantaranya 6 orang tahanan kasus Bom Makassar. Suryadi, salah seorang tersangka Bom Makassar, malah langsung mengeluhkan nasibnya ke mantan anggota KPU ini. "Saya tidak bersalah, pak! Hukum dibayar. Kok kasasi saya ditolak," ujarnya dari balik sel. Hamid yang mendengar keluhan Suryadi, berhenti sejenak dan mengajak Suryadi ngobrol. "Itu proses hukum. Saya tidak bisa intervensi," tutur dia. Setelah berkeliling di Rutan Makassar, Hamid beserta rombongan lalu menuju ke LP Gunung Sari, Jl Sultan Alauddin. Di LP ini, Hamid mengunjungi penjara wanita. Sekedar diketahui, LP Gunung Sari saat ini menamung napi sebanyak 680 orang dan 103 orang diantaranya adalah wanita. Dari 103 orang di penjara wanita, 6 orang diantaranya adalah bayi. "Bayi itu adalah anak narapidana yang lahir di dalam penjara. Ada juga yang lahir di rumah sakit terdekat," ujar salah seorang penjaga penjara. Terenyuh melihat bayi yang ada dalam penjara, Hamid lalu menggendong tiap bayi napi tersebut. Salah satu bayi tersebut masih berumur 12 hari. "Baru pertamakalinya saya sidak, dan menemukan bayi di lapas. Saya terenyuh," ungkap Hamid. (ton/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads