Kebumen Banjir, Jalur Selatan Terganggu
Selasa, 09 Nov 2004 22:19 WIB
Yogyakarta - Akibat hujan deras yang turun selama 3 hari mengakibatkan beberapa kecamatan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tergenang air. Banjir tersebut sempat memutuskan arus lalu lintas di jalur selatan antara Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gombong.Jalur utama selatan di wilayah Kecamatan Karanganyar hingga Desa Panjatan sempat tergenang air setinggi 20 - 30 sentimeter. Akibatnya banyak kendaraan yang terpaksa berjalan pelan-pelan menghindari genangan air yang memenuhi jalanan. Kecamatan Adimulyo merupakan daerah terparah yang terjadi banjir akibat jebolnya beberapa tanggul sungai yakni Kali Kethek, Kali Kemit, Kali Abang dan Kali Karanganyar. Jebolnya tanggul Kali Kemit juga mengakibatkan empat rumah hanyut dan puluhan hektar tanaman palawija siap panen terendam.Hingga kini jalan-jalan di Kecamatan Adimulyo masih tergenang air banjir setinggi 50 sentimeter. Beberapa desa dan dusun yang tergenang antara lain di Desa Mangunharjo, Adikarto, Caruban, Bonjok, Arjosari, Kemujan, Banyuroto, Tegalsari, Meles, Sidomukti, dan Pekuwon.Desa yang paling parah terkena banjir adalah Desa Tegalsari yang dikurung luapan air dari Kali Kemit, Kali Kethek, Kali Abang, dan Kali Karanganyar. Areal persawahan terendam air hingga ketinggian 175 sentimeter. Sedangkan jalan-jalan desa dan pemukiman terendam hingga ketinggian 75 sentimeter.Empat rumah yang hanyut terkena terjangan air adalah milik Palil, Kasiyah, Sakinem, dan Parsimin. Hingga kini keempat keluarga tersebut bersama warga lainnya masih mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman.Kapolres Kebumen AKBP Lilik Purwanto ketika dihubungi detikcom mengatakan pihaknya telah memerintahkan jajarannya terutama Polsek Karanganyar dan Gombong untuk mengamankan jalur utama selatan agar para pemudik tidak terganggu saat mudik lebaran.Petugas Polres Kebumen, lanjut dia, bersama PMI Kebumen dan satpol PP telah turun tangan memandu para pemakai jalan untuk berhati-hati di sepanjang jalan yang tergenang air. "Akibat banjir, arus lalu lintas di jalur selatan sempat macet beberapa jam karena genangan air cukup tinggi," katanya.Sementara itu, Bupati Kebumen Rustriningsih mengungkapkan, pihaknya telah meminta Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Serayu-Bogowonto segera memperbaiki tanggul sungai yang jebol. "Tanggul-tanggul yang jebol segera kita perbaiki dengan alat berat setelah genangan air mulai menyusut," tukasnya.
(ton/)











































