Cinta Rahasia Odeng-Bunda

Menelusuri Bunda Putri

Cinta Rahasia Odeng-Bunda

- detikNews
Jumat, 18 Okt 2013 16:50 WIB
Cinta Rahasia Odeng-Bunda
Odeng (Foto: dok IISD)
Jakarta - Sudah hampir dua tahun Hasanuddin Ibrahim menjadi gosip di Kementerian Pertanian. Direktur Jenderal Hortikultura itu diisukan memiliki selingkuhan. Isu bermula dari kebiasaan Pak Dirjen sering berkunjung ke sebuah rumah di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Kalau ke Jalan Metro Pondok Indah, sopirnya disuruh turun, disuruh pulang naik angkutan umum," kata seorang sumber majalah detik di Kementerian Pertanian. Tanpa sopir, Hasanuddin yang biasa disapa Odeng itu, lantas mengarahkan mobilnya ke sebuah rumah bernomor SB-09 RT 05/015, di kompleks elit tersebut.

Sumber majalah detik menyebutkan, saat rajin mampir ke Pondok Indah itu, Odeng sudah memiliki istri bernama Rina. Sejak zaman Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Rina yang dinikahi setelah Odeng mencerai istri pertamanya sering datang ke acara Dharma Wanita Kementerian Pertanian. Saat itu Odeng masih menjabat salah satu direktur di Direktorat Jenderal Perkebunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ketika karier Odeng menanjak menjadi sekretaris jenderal, pegawai kian mengenal Rina. Apalagi Rina merupakan bintang film yang sering tampil di TVRI di zaman dulu. "Rina itu sering saya lihat karena dia Ibu Sekjen kita. Cantik dan modis," tutur salah seorang pegawai Kementan yang minta tidak disebut namanya.


Konon, Rina masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat periode 1993-1998, Azwar Anas. Ia memiliki paman yang saat ini bertugas di Istana Kepresidenan. Perkawinannya dengan Odeng melahirkan seorang anak perempuan.


Namun kehadiran Rina di Kementerian Pertanian menyurut seiring dengan santernya isu perselingkuhan Odeng. Rina sempat terlihat berfoto bersama panitia pernikahan anak Menteri Pertanian Suswono pada tahun 2011.


Setelah itu, ia sudah tidak pernah hadir di acara Dharma Wanita Kementerian Pertanian. Informasi bahwa Odeng tidak lagi pulang ke rumah Rina di Serpong, Tangerang Selatan, pun merebak.


Jati diri pemilik rumah di Pondok Indah itu mulai terkuak ketika Non Saputri muncul di Kementerian Pertanian. Non Saputri, yang kerap dipanggil Bunda Putri, keluar dari mobil Mercy dan masuk ke Gedung A, tempat Menteri Pertanian berkantor. Inilah perempuan yang sering dikunjungi Odeng.


Gosip semakin menguat ketika Bunda Putri ikut Odeng pulang ke kampungnya di Bengkulu. Bahkan Odeng juga tidak segan datang ke rumah Bunda Putri di Desa Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kunjungan ini rutin dilakukan, seminggu sekali. Odeng biasa menginap di Hotel Grage di Sangkahurip, Kuningan.

Kabar perselingkuhan Odeng ini diakui oleh mantan menantu Bunda Putri, Bernali Kadir Djemat. Aldi, panggilan akrabnya, menyebutkan Odeng rutin ngapeli Bunda Putri sejak 2005. Saat itu ia masih berpacaran dengan Peni Fernita Saputri, anak semata wayang Non Saputri.

Setelah menikahi Peni pada 2006, Aldi pernah menanyakan status hubungan Odeng dengan Bunda Putri. Pasalnya, Odeng sering ngapeli Bunda Putri di rumah Aldi. "Saya pada saat itu tanya, ini sebenarnya statusnya bagaimana. Gelagatnya mulai panik-panik gitu," ujar Aldi.


Kini kabar yang beredar di Kementerian Pertanian menyebutkan Odeng sudah resmi bercerai dengan Rina. Ia menikahi Bunda Putri. Otong Mulyadin, adik tiri Bunda Putri, menyebutkan Odeng adalah suami kakaknya. Pembantu Rina, Deni, menyebutkan Odeng sering menemui anak perempuannya di sekolah. Rina, saat didatangi majalah detik di rumahnya, belum bisa dimintai konfirmasi karena sakit. "Sejak kemarin Ibu belum keluar dari kamar. Sakit. Dari Lebaran sudah sakit," kata asisten rumah tangga Rina pertengahan September lalu.

 
Adapun sopir Odeng, Bambang Trisno, memilih bungkam ketika dimintai konfirmasi. Ia hanya menyebutkan, selama melayani Odeng, belum pernah melihat orang yang disebut Bunda Putri itu.


Ia sudah mengabdi kepada Odeng selama 10 tahun. Sejak 2012, ia tidak lagi bertugas menyopiri mobil Odeng. "Terus terang, Pak Odeng itu baik. Waktu saya sudah enggak nyopirin dia, saya diberi duit sama dia," katanya.


Belakangan, nama Bunda Putri menjadi pembicaraan karena pembicaraan lewat teleponnya dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq tersadap Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam rekaman diketahui Bunda Putri mempunyai pengaruh yang sangat kuat atas Luthfi.

 
Anggota DPR dari Fraksi PAN Viva Yoga mengaku pernah melempar pertanyaan mengenai Bunda Putri ketika rapat kerja di DPR. Namun para dirjen Kementerian Pertanian hanya tertawa. "Kalau bunda itu, kita tahulah dia dekat siapa," ujar Viva menirukan ucapan salah seorang dirjen.


Bunda Putri hingga kini masih sulit ditemui wartawan. Majalah detik tidak berhasil menemuinya meskipun sudah mendatangi rumahnya di Pondok Indah dan Cilimus. Ditelepon serta dikirimi SMS dan surat permintaan wawancara, Bunda Putri tidak meresponsnya. Sedangkan Odeng mengelak saat ditanya mengenai Bunda Putri. "Ya, kan banyak orang bernama serupa," katanya sambil menegaskan tidak mau membicarakan masalah pribadi. Odeng gemetaran saat wartawan menyodorkan foto Bunda Putri.

(asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads