Keterangan yang diperoleh yang menyebutkan, pesawat dengan nomor penerbangan GA 143 itu terbang dari Banda Aceh dan transit di Bandara Kuala Namu, Jumat (18/10/2013). Menurut jadwal, pesawat itu terbang lagi menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 13.20 WIB.
Pesawat sudah masuk ke runway dan bersedia untuk terbang, namun mendadak ditunda. Pesawat itu ditarik balik ke apron, dan petugas melakukan pemeriksaan. Mobil pemadam kebakaran juga bersedia di sekitar pesawat. Setelah dipastikan kondisi aman, pesawat kemudian diizinkan terbang. Diketahui pesawat itu lepas landas sekitar pukul 14.50 WIB.
Liasion Officer KNIA Wasfan Wahyu Widodo menyatakan, pihaknya memang ada melakukan pemeriksaan pesawat bersama manajemen Garuda Indonesia. Meski mengaku mendengar isu ancaman terhadap pesawat, dia tidak bersedia menyebutkan apa masalah sebenarnya.
"Untuk lebih jelasnya, silakan tanya ke pihak Garuda Indonesia," kata Wasfan kepada wartawan.
Sementara General Manager Garuda Indonesia Cabang Medan, Syamsuddin JS menyatakan pesawat GA 143 itu memang sempat tertunda keberangkatan. Tetapi dia juga enggan menyebutkan apa penyebabnya.
"Itu karena kendala operasional saja. Memang ada isu-isu, tetapi saya kira pihak di Jakarta yang lebih tepat menyampaikannya. Pesawatnya pun sudah berangkat tadi," kata Syamsuddin.
(rul/trw)
