"Itu yang ajukan orang kotor dan nggak bersih. Mereka sok bersih padahal nggak bersih. Mereka itu bermasalah. Padahal kalau Densus dibikin mereka duluan diborgol. Mereka anti KPK," kata Ruhut saat dihubungi, Jumat (18/10/2013).
Menurut Ruhut, pembentukan Densus bukan jalan keluar untuk meningkatkan kinerja Polri di bidang pemberantasan korupsi. Alih-alih membentuk Densus, Ruhut menilai Polri lebih baik fokus bersih-bersih internal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut curiga yang mengusulkan pembentukan Densus ingin 'membunuh' KPK. Dia menolak usulan pembentukan Densus Antikorupsi.
"KPK yang lembaga ad hoc mau diakhiri keberadaannya. Yang bisa berantras korupsi itu tiga lembaga, yaitu Polri, Kejaksaan dan KPK. Tapi KPK memang diberi wewenang penuh. Tujuannya kan agar Polri dan kejaksaan harus benahi diri," ujarnya.
Usulan itu dilontarkan Ahmad Yani dalam uji kelaikan dan kepatutan calon Kapolri pada Kamis (17/10) kemarin. Calon Kapolri Komjen Sutarman menyatakan akan mempertimbangkan usulan tersebut.
(trq/van)











































