Andi Mallarangeng Ditahan, Mantan Atlet Berkuda Gunduli Rambutnya

Andi Mallarangeng Ditahan, Mantan Atlet Berkuda Gunduli Rambutnya

Nala Edwin - detikNews
Jumat, 18 Okt 2013 14:48 WIB
Andi Mallarangeng Ditahan, Mantan Atlet Berkuda Gunduli Rambutnya
Foto: Singky Soewadji
Jakarta - KPK telah menahan mantan Menpora Andi Mallarangeng terkait kasus korupsi proyek Hambalang. Singky Soewadji yang dijuluki 'legenda hidup berkuda nasional' langsung menggunduli rambutnya mendengar berita tersebut. Singky merasa bersyukur atas penahanan tersebut.

"Saya langsung menggunduli rambut saya padahal saya sedang di Singapura," kata Singky kepada detikcom, Jumat (18/10/2013).

Singky mengaku pernah memiliki masalah saat perusahaannya mengajukan tender untuk pembukaan dan penutupan PON di Samarinda. Dia harus bersaing dengan salah satu perusahaan yang menurutnya berada dalam satu grup dengan perusahaan kerabat sang menteri. Singky kalah tender.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu pemenang tendar diumumkan 21 hari sebelum acara dimulai. Padahal untuk mengangkut seluruh perlengkapan dibutuhkan waktu lebih dari itu. Singky harus membawa 28 truk dari Surabaya. Sedangkan kapal hanya lima hari sekali melayani rute ke daerah itu dan setiap penumpang di kapal hanya berhak mengangkut dua truk sekali jalan.

"Jadi untuk mengangkut barang saja butuh lebih dari 21 hari, bisa butuh 70 hari. Ini kalau bukan informasi orang dalam tidak mungkin bisa menang. Kalau mau mengangkut barang dari Jakarta butuh lebih lama lagi karena harus membawa barang dulu ke Surabaya," katanya.

Singky melaporkan kasus itu ke KPPU tapi menurutnya tidak ada tindak lanjut. "Percuma saja," katanya.

Singky mengaku menggunduli rambutnya semalam. Saat itu dia mencari gunting namun tidak ketemu sehingga harus membeli silet cukur di minimarket di negara itu. "Waktu itu sempat kurang siletnya, terus saya keluar hotel dengan keadaan setengah tercukur dan orang banyak yang melihat. Tapi saya cuek saya dan kemudian beli silet lagi," katanya.

Singky mengatakan, saat ini dia berada di Singapura untuk membeli perlengkapan berkuda untuk daerah Jawa Timur. Dia ditunjuk sebagai pimpro cabang olah raga berkuda Jawa Timur untuk PON 2016.

(nal/nrl)


Berita Terkait