Debit Air Minim, Water Way Sulit Diwujudkan di KBT

Debit Air Minim, Water Way Sulit Diwujudkan di KBT

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 18 Okt 2013 14:36 WIB
Debit Air Minim, Water Way Sulit Diwujudkan di KBT
Kondisi Kanal Banjir Timur (KBT) di Duren Sawit.
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta berencana mengadakan sarana transportasi air atau water way di Kanal Banjir Timur (KBT). Water way ini untuk mendorong warga DKI agar tidak selalu bergantung pada moda transportasi darat.

Namun melihat kondisi KBT saat ini, agaknya sulit mewujudkan rencana pengadaan water way tersebut.

Pantauan detikcom di sepanjang daerah aliran KBT di Duren Sawit, Jumat (18/10/2013), volume air sangat sedikit. Kanal terlihat dangkal ditambah banyaknya sampah yang menumpuk dan tanaman liar yang tumbuh. Kondisi tersebut sangat tidak memungkinkan bagi segala jenis transportasi air untuk beroperasi. Sementara untuk kedalaman air minimal harus 5 meter agar kapal dapat beroperasi dengan lancar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gubernur DKI Joko Widodo meresmikan moda transpotasi baru Water Way di Halte Fatahillah, Jakarta Barat pada Rabu (13/2) lalu. Water way menggunakan 2 jenis kapal kerapu yang melayani rute Marunda-Muara Baru.

Kadishub DKI Jakarta Udar Pristono menambahkan, 2 kapal jenis kerapu yang disediakan Pemprov DKI berkapasitas masing-masing 30 orang. Pemprov DKI juga telah menganggarkan dana Rp 14 miliar untuk penambahan 4 kapal lagi. 4 Kapal tersebut nantinya untuk water way di Kanal Banjir Timur (KBT) dengan rute Duren Sawit-Marunda-Ancol-Muarabaru-Pantai Mutiara-Muara Angke.

(rmd/lh)


Berita Terkait