Kritis, Koma Arafat Kian Dalam

Kritis, Koma Arafat Kian Dalam

- detikNews
Selasa, 09 Nov 2004 17:52 WIB
Jakarta - Kondisi kesehatan Pemimpin Palestina Yasser Arafat kembali memburuk sepanjang malam dan kian terpuruk dalam koma yang dalam."Keadaan kesehatan Arafat memburuk sepanjang Senin malam," kata Kepala Tim Dokter Arafat, Christian Estripeau di Rumah Sakit Militer Percy, Prancis seperti dilaporkan Reuters, Selasa (9/11/2004)."Keadaan koma yang membawanya masuk dalam perawatan intensif kian dalam pada Selasa pagi ini. Ini menandakan langkah signifikan menuju evolusi yang belum bisa ditetapkan," tambahnya.Para pejabat tinggi Palestina yang sudah berada di Prancis mengaku sudah mendapat jaminan dari Pemerintah Prancis untuk diperbolehkan menjenguk Arafat pada hari Selasa ini.Mereka adalah PM Palestina Ahmed Qurie, Menlu Palestina Nabil Shaath, Sekjen Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Mahmoud Abbas, dan Ketua Parlemen Palestina Rawhi Fattuh. Fattuh akan menggantikan Arafat selama 60 hari jika Arafat meninggal atau tidak memiliki kapasitas lagi untuk memimpin.Keempat pejabat Palestina itu direncanakan akan bertemu pejabat Prancis pada Selasa ini, termasuk Presiden Prancis Jacques Chirac dan Menlu Prancis Michel Barnier.Para pejabat Palestina juga berencana akan bertemu dengan tim dokter Arafat untuk mendapat kejelasan atas kondisi kesehatan Arafat. Namun belum jelas seberapa dekat mereka bisa berada di tempat pembaringan Arafat.Apalagi setelah terjadi 'perang mulut' antara para pejabat Palestina dengan istri Arafat, Suha. Suha menuding para pejabat Palestina telah berkonspirasi untuk 'mengubur hidup-hidup' Arafat.Pernyataan Suha membuat para pejabat dan warga Palestina berang. Suha dituding tidak berhak menjadikan Arafat sebagai 'properti' pribadi dengan merahasiakan kondisi kesehatan Arafat. Sebab Arafat milik bangsa Palestina, sehingga informasi mengenai kesehatan Arafat merupakan hak publik. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads