Ahok Bicara Kerjasama dengan Ditlantas Polda Metro

Ahok Bicara Kerjasama dengan Ditlantas Polda Metro

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Kamis, 17 Okt 2013 23:10 WIB
Jakarta - Operasi cabut pentil ban yang dilakukan oleh Dishub DKI Jakarta akan terus dilakukan untuk mendidik masyarakat tidak parkir sembarangan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menegaskan setelah cabut pentil, akan diberlakukan blokir STNK bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

"Nah kita juga bicara kalau orang parkir tidak pada tempatnya kita juga akan blokir STNK. Nah pertama kita kan mendidik dulu kan, cabut pentil ini kan mendidik masyarakat gitu, karena sudah buat macet," ujarnya usai rapat dengan Ditlantas Polda Metro Jaya di Kantornya, Jl. Medan Merdeka Selatan, Kamis (17/10/2013).

Nantinya masyarakat pun akan dilibatkan untuk menertibkan lalu lintas. Masyarakat yang melihat pelanggaran dapat melaporkan pada situs khusus berisi aduan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat tinggal foto pakai BlackBerry atau smartphone lain lalu kirimkan ke situs yang mereka (Ditlantas) buat. Nanti masyarakat akan memiliki pangkat elektronik, jadi nanti ada brigadir atau kombes tapi versi elektronik. Namanya tertiblantas.com. Keuntungannya adalah kita jadi punya banyak polisi lalu lintas nantinya," imbuhnya.

Dalam pembicaraan dengan Ditlantas Polda Metro Jaya juga dibahas mengenai kerjasama lain seperti pengintegrasian radio polisi dengan Dishub DKI Jakarta. Hal ini dinilai sebagai alternatif untuk menambah rasa aman masyarakat.

"Nanti kita juga akan taruh beberapa Polisi PP ke Dishub. Mereka juga nantinya akan dipersenjatai, akan latihan tembak dulu dong. Jadi kalau ada penjahat di tengah kerumunan gitu nggak salah tembak mereka. Jadi masyarakat merasa aman," pungkasnya.

(bag/mok)


Berita Terkait