Sayangnya Suhardi tak begitu mengingat saat Jokowi masih menjadi mahasiswanya. Selaku dosen, dia mengatakan, banyak mahasiswa yang sudah diajarnya, sehingga sulit untuk mengingat salah satunya.
"Saya ngajar dia, tapi tak terlalu ingat," kata Suhardi kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika di Solo, saya kasih masukan tanam pohon ini, keretanya harus dihidupkan," tuturnya.
Setelah Jokowi menjadi Gubernur DKI, Suhardi mengaku masih kerap memberi masukan kepada bekas mahasiswanya itu.
"Termasuk perkembangan sekarang ini. Ada 4,5 juta pohon di Jakarta, setiap pohon saya beri masukan agar diganti yang berbuah. Karena bisa dimakan. Coba kalau 4,5 juta pohon itu berbuah semua, nggak susah masyarakat Jakarta cari makan," paparnya.
Tak hanya ke Jokowi, Suhardi juga mengaku memberi masukan kepada Ahok. Dia berharap duet keduanya bisa memimpin Jakarta menjadi lebih baik.
"Setiap kota dan pemerintahan harus selalu menjadi lebih baik ke depannya," ujarnya.
(tor/van)










































