"Bagus, cocok (jadi tokoh nasional)," ujar Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2013).
Jokowi sendiri menyambut baik penghargaan yang diberikan kepada Ahok tersebut. Dia menilai, rekan kerjanya itu adalah orang yang baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mendapat penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) 2013. Salah satu alasannya karena rapat anggaran yang dipimpin Ahok disiarkan melalui Youtube.
"Peraih BHACA 2013 adalah Bapak Basuki T Purnama atau Ahok. Dia bersih, transparan dan pro (pemberantasan korupsi). Beliau terjun di politik atas dasar pengorbanan, kejujuran, dan pelayanan. Kita lihat konsistensi beliau sejak jadi anggota DPRD, bupati, anggota DPR dan wagub Jakarta," ujar Betti Alisjahbana, Ketua Dewan Juri BHACA 2013, Rabu (16/10).
Dewan juri bekerja selama sebulan dan setiap minggu bertemu setelah dua nama nominee didapatkan. Juri mencari info mendalam termasuk ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Betti menuturkan, Ahok mengkaji ulang dan memangkas anggaran untuk efisiensi. Hal ini membuka mata publik untuk ikut melakukan pengawasan penggunaan anggaran.
"Dia (Ahok) rutin melaporkan penerimaan gaji gubernur dan wagub. Menyiarkan rapat anggaran melalui Youtube, dan Pak Basuki meminta Dinas PU memotong anggaran 25 persen," kata Betti.
(rmd/ega)










































