Gatot Ditahan, Satpam: Jatah THR Jadi Berkurang

Tragedi Berdarah di Kalibata City

Gatot Ditahan, Satpam: Jatah THR Jadi Berkurang

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 17 Okt 2013 16:29 WIB
Gatot Ditahan, Satpam: Jatah THR Jadi Berkurang
Jakarta - Warga di perumahan komplek Taman Pulo Indah mengenal sosok Gatot Supiartono sebagai pribadi yang baik, ramah dan dermawan. Kedermawanan Gatot bisa dirasakan setiap kali lebaran tiba. Pejabat eselon I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu sering memberi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada penjaga kompleks di lingkungannya.

Sudaris, seorang petugas keamanan yang sudah bekerja selama 11 tahun di komplek Taman Pulo Indah mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya, dibanding warga lain, THR yang diberikan Gatot lebih besar nilainya.

"Dibandingkan dengan tetangga-tetangga lainnya di blok rumah Pak Gatot, THR dia paling lumayan," ujar Sudaris kepada detikcom, Kamis (17/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lumayanlah setiap keamanan dapat Rp 150.000, dibanding yang lain paling nggak seberapa," tambahnya.

Sementara Mukhlis, petugas keamanan lainnya menganggap sikap royal Gatot merupakan hal yang biasa. Ia mengaku tidak ada yang istimewa dari tingkah laku suami siri Holly Anggela tersebut.

"Biasa saja kok, kalau THR sama saja dengan yang lain, paling sekarang berkurang saja jatah THR," seloroh Mukhlis.

Mukhlis juga mengaku terkejut mendengat kabar penetapan tersangka Gatot oleh polisi. Menurutnya, pribadi auditor utama BPK itu dikenal ramah.

"Orangnya ramah selama tinggal di sini," tuturnya.

Gatot kini ditahan di Mapolda Metro Jaya. Pejabat eselon I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dianggap sebagai otak dari pembunuhan terhadap Holly Angela Ayu (37). Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah diperiksa polisi selama lebih dari 12 jam.

Gatot merencanakan pembunuhan dengan menyuruh 5 orang yaitu Surya Hakim (ditangkap), Abdul Latif (ditangkap), Elriski (tewas), Rusky (buron), dan Pago (buron). Mereka menghabisi nyawa Holly di unit 09AT tower Ebony Apartemen Kalibata City.

(rmd/lh)


Berita Terkait