Pantauan di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (17/10/2013), ribuan buruh berangsur-angsur membubarkan diri sejak pukul 14.30 WIB. Sebagian besar mereka berjalan ke sebelah barat Monas menuju tempat mereka memarkiskan bus-bus. Banyak juga buruh yang memanfaatkan situasi dengan sejenak menikmati kenyamanan taman Monas sambil berfoto-foto. Sementara sebagian kecil lainnya melanjutkan aksi ke depan kantor Kemenakertrans.
Setelah massa buruh bubar, lalu lintas di sekitar Jl Medan Merdeka Utara yang tadi ditutup kembali dibuka. Lalin depan Istana Merdeka kembali padat. Begitupun lalin dari Medan Merdeka Barat menuju Harmoni juga terlihat padat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini akibat dari Inpres No 9 tahun 2013 yang membatasi kenaikan upah hanya 5%-10%. Upah kan seharusnya dihitung oleh dewan upah yang terdiri dari buruh, perusahaan, dan pemerintah bukannya dibatasi langsung oleh Presiden, nanti kita demo lagi tanggal 28 Oktober 2013," ujarnya.
Menurutnya, demo akan dilakukan tidak hanya di Jakarta, tapi juga di berbagai daerah. Rencananya akan dilakukan aksi selama 3 hari hingga tanggal 30 Oktober 2013.
"Gaji pokok kita sekarang 2,2 juta sampai 2,4 juta. Beda-beda dan tidak semua mendapat tunjangan," imbuhnya.
Senada dengan Wahidin, Ayi yang berasal dari Purwakarta pun mengiyakan rencana aksi mendatang. Ayi menambahkan bahwa massa yang datang akan lebih banyak.
"Kalau hari ini dari Purwakarta ada 23 bus yang masing-masing isinya 60 orang. Mungkin nanti akan lebih banyak lagi yang datang," tutur Ayi.
(rmd/lh)











































