"(Dia) Bagus. Dia tahun 2005 masuk BPK. Pindah di eselon dua, bagus prestasinya. (Kemudian) Jadi staf ahli pemeriksaan investigasi dan bagus. Orangnya ramah, komunikasi internal bagus," kata Sekjen BPK Hendar Ristriawan.
Hal itu disampaikan Hendar dalam jumpa pers di kantornya Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (17/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini BPK memberhentikan sementara Gatot dari BPK. Dia hanya menerima separo gaji pokok. Gaji pokoknya Rp 4 juta, jadi separonya hanya Rp 2 juta. Tunjangan untuk auditor utama bidang polkam itu juga distop.
Gatot lahir pada 9 Oktober 1959. Saat ini dia ditahan di Polda Metro Jaya dan terancam hukuman mati. Polisi menyebut Gatot nekat menghabisi Holly karena tak tahan atas rongrongan istri mudanya yang terlalu banyak menuntut itu. Salah satu tuntutan Holly adalah Gatot menceraikan istri sahnya.
(nwk/nrl)










































