Dalam pertemuan itu, adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, ikut mengantar. Menurut kuasa hukum Wawan, Pia Akbar Nasution, Atut dan Akil bicara selama 15 menit.
"Hanya bicara general, soal tuntutan hukum, proses pilkada," kata Pia saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (18/10/2013). "Di JW Marriott Singapura," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mas Wawan juga tahu ada mereka mau bertemu setelah Bu Atut tiba di Singapura. Awalnya nggak tahu, karena Mas Wawan kan mau nonton F1," jelasnya.
Soal data yang menyebutkan Akil dan Atut berangkat dalam satu pesawat, Pia juga tidak tahu soal itu.
Akil dan Atut berangkat menggunakan pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ953 pada Sabtu tanggal 21 September 2013. Akil tiba lebih dulu di bandara dan melakukan check in sekitar 12.00 WIB, sementara Atut datang berselang satu jam kemudian sekitar pukul 13.50 WIB.
Meski pergi dalam satu pesawat, keduanya pulang terpisah. Sang ketua MK pulang dari Bandara Changi hari Senin 23 September menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA825. Dia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 18.22 WIB.
(mad/nrl)











































