Direktur Utama PT Jakarta Monorail, John Aryanda menjelaskan makna logo Jakarta Monorail yang berubah menjadi JET (Jakarta Eco Transport) Monorail.
Dalam sambutannya di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2013) malam, John sempat berkelakar mengenai plesetan yang marak di dunia maya mengenai kepanjangan JET ini.
"Kepanjangan JET ini adalah Jakarta Eco Transport tapi, ramai di dunia maya kepanjangan JET ini diplesetkan jadi 'Jokowi Emang Top," kata John yang disambut tawa undangan acara termasuk Jokowi sendiri.
John kembali melanjutkan pemaparannya mengenai makna dari logo tersebut. Ia mengatakan bahwa perubahan logo tersebut sebagai bentuk semangat baru PT Jakarta Monorail untuk menyelesaikan proyek yang sempat mandek selama 5 tahun ini.
"Logo baru ini melambangkn 3 pilar, ini menjadi landasan dan semangat baru," lanjutnya.
Logo JET sendiri adalah hasil karya Fachrur Rozy yang memenangkan sayembara logo yang dilakukan oleh PT Jakarta Monorail. Logo JET sendiri digambarkan oleh 3 balok berbentuk L terbalik.
Logo ini didominasi oleh warna hijau sebagai perwakilan dari unsur eco dalam kepanjangan JET (Jakarta Eco Transport).
(mnb/fdn)











































