Tiga orang mahasiswa Fakultas Hewan Universitas Gadjah Mada memeriksa hati salahsatu sapi yang baru disembelih di Masjid Raya Bandung. Hasilnya, sebagian hati sapi itu terkena penyakit cacing hati. Meski tidak semua kena, panitia kurban memutuskan untuk membuang hati seberat 9 kg itu.
"Harus dikubur atau dibakar. Kalau dibuang ke tempat sampah takut ada yang menemukannya lalu dimakan," ujar Bidang Pengawaan Mutu Hasil Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Umi Syahfitri di temui di Masjid Raya, Jalan Dalem Kaum, Selasa (15/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi di Pakuan, hati yang terkena cacing hati seberat 2 kg. Hati domba sebesar 0,5 kilogram juga kena," tuturnya.
Penyakit cacing hati juga ditemukan pada domba yang disembelih di Kecamatan Bojongloa Kidul seberat 5 kilogram. "Untuk sementara kami juga dapat informasi di Bandung Kidul cacing hati di hati sapi seberat 6 kilogram," jelas Umi.
Menurut Umi, untuk hasil keseluruhan temuan cacing hati pada hewan kurban di Bandung yang disembelih baru bisa diperoleh tiga hari ke depan.
Umi menambahkan sebelum pemotongan hari ini, pihaknya melalukan pemeriksaan kesehatan pada seluruh hewan kurban di Bandung. Tahun ini, ada sebanyak 25.426 ekor hewan kurban yang dijual.
Jumlah total sapi 5.594 ekor dan 78 dinyatakan tidak layak. Sedangkan domba, jumlahnya sebanyak 19.754 ekor dan tidak layak 1.789 ekor
(ern/fdn)











































