Bersama Pramuka
Menneg PP Tinjau Stasiun Gambir
Selasa, 09 Nov 2004 11:38 WIB
Jakarta - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta meninjau keamanan terhadap kaum perempuan di Stasiun Kereta Api Gambir Jakarta. Turut serta Pramuka yang akan membantu keamanan stasiun.Meutia tiba sekitar pukul 10.30 WIB, Selasa (9/11/2004). Dijelaskan dia, kunjungan dilakukan agar kepentingan keamanan terhadap perempuan dapat terpenuhi di Stasiun Gambir."Supaya dilakukan penjagaan terhadap perempuan agar dapat terhindar dari gangguan fisik dan psikologis. Seperti bila tiba pada malam hari di Gambir dan angkutan ada pada pagi hari, kaum perempuan dapat terjaga saat harus bermalam," paparnya kepada wartawan.Menurut Meutia, kunjungan juga dilakukan dalam rangka program Kabinet Indonesia Bersatu dalam menghadapi angkutan hari raya sebagai wujud kepedulian kepada rakyat.Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof DR dr H Azrul Azwar MPH dalam sambutannya mengatakan, pihaknya akan membantu kesibukan di setiap stasiun kereta api, terminal bus, bandara dan pelabuhan laut. Anggota Pramuka Penegak dan Pandega yang dikerahkan sebagai tenaga relawan. Untuk Stasiun Gambir dan Senen masing-masing ditempatkan 20 personel Pramuka."Tujuannya untuk memberikan pembelajaran kepada generasi muda mengenai masalah sosial, agar mereka peduli terhadap lingkungan. Juga untuk membantu masyarakat yang mudik, seperti ada perempuan sendirian yang membawa barang banyak akan dibantu, dan juga menemani pada malam hari," urainya.Menurut Azrul, kegiatan yang dinamakan 'Kegiatan Karya Bhakti Lebaran' atau 'Aksi Pramuka Peduli Lebaran' itu akan berlangsung pada H-7 hingga H+7.Meutia Hatta dan Satgas Pramuka memberikan bingkisan Lebaran kepada petugas Stasiun Gambir. Isinya antara lain kain sarung, sirup, biskuit, dan snack.Meutia kemudian menemui dua calon penumpang perempuan yang sedang menggendong anak. Seorang perempuan lain yang hendak masuk kereta dihampiri Meutia, namun perempuan itu hanya melihat selintas, mungkin karena tidak mengenali Meutia, perempuan itu terus masuk ke dalam kereta. Suasana di stasiun tampak sepi. Beberapa pengunjung stasiun hanya melihat-lihat dari jauh rombongan Meutia.
(sss/)











































