Petugas Pos Pemantauan Gunung Api Sinabung, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Armen Putra menyatakan letusan pertama terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.
Sementara letusan kedua pada pukul 04.00 WIB. Akibat letusan itu, muncul kawah baru di jalur pendakian dekat Danau Lau Kawar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 08.30 WIB, Gunung Sinabung masih menunjukkan tanda-tanda aktif. Melalui alat monitor di pos pemantauan diketahui, masih terjadi gempa-gempa vulkanik.
Kendati ada letusan, sejauh ini status gunung belum berubah, tetap berstatus waspada. Status itu ditetapkan Minggu (29/9).
Sebelum letusan hari ini, Gunung Sinabung meletus pada Minggu (15/9) dan Selasa (17/9).
Letusannya menghasilkan asap bercampur abu vulkanik yang menyebar ke sejumlah desa. Akibatnya, pengungsian terjadi dan jumlahnya sempat mencapai 15.691 jiwa.
(rul/fdn)











































