Waspadai Preman Berkedok Asongan di Terminal Kalideres
Selasa, 09 Nov 2004 10:45 WIB
Jakarta - Memasuki H-5 sebelum Lebaran situasi arus mudik di Terminal Kalideres mulai terasa. Kendati demikian, belum terjadi lonjakan penumpang yang cukup besar. Pemudik diminta waspada terhadap aksi pemerasan yang dilakukan oleh preman yang berkedok pedagang asongan.Preman berkedok pedagang asongan ini biasanya beraksi di dalam bus sebelum bus itu berangkat. Mereka biasa berkedok sebagai penjaja koran, minuman, ataupun penjual rokok dan makanan kecil lainnya.Biasanya preman itu mendekati penumpang dengan menawarkan barang. Jika penumpang tidak mau membeli, mereka memaksa dan mengintimidasi para penumpang dengan harga tertentu yang cukup mahal. Biasanya mereka berkelompok lebih dari 2 orang.Narwan, pemudik yang akan pulang ke Lampung kepada detikcom mengaku sempat dimintai uang oleh para preman. "Awalnya mereka menawarkan koran yang isinya buku porno. Mereka memaksa untuk membeli dengan harga Rp 6 ribu," kata Narwan.Tawaran itu ditolak Narwan, namun si penjaja koran bersama dua orang temannya memaksa sambil mengeluarkan senjata tajam. Akhirnya dia pun harus kehilangan jam dan uang Rp 200 ribu yang direbut preman itu saat dia mengeluarkan dompet, untuk membayar koran. "Untung handphone saya taruh di tas dan dalam keadaan mati. Kalau terlihat mungkin direbut juga," katanya.Hal yang sama juga dialami oleh Rina, mahasiswa UI yang kebetulan sering menggunakan bus dari di terminal Kalideres. "Saya sering dipaksa membeli permen. Karena mereka sangar-sangar, jadi saya membelinya," ungkap Rina.Akhirnya dia pun malas menunggu bus di dalam terminal Kalideres. Dia memilih menunggu di depan terminal seperti penumpang lainnya, sehingga terjadi penumpukan penumpang yang mengakibatkan kemacetan.Arus mudik di terminal Kalideres, menurut Sarman, operator terminal akan terasa saat memasuki H-3 dan H-2 sebelum Lebaran. "Kebanyakan pemudik di terminal ini berasal dari Sumatera dan Jawa Barat. Mereka biasa mudik lewat Pelabuhan Merak," katanya.
(mar/)











































