Jamaah Haji Indonesia Berbondong-bondong Menuju Arafah

Laporan dari Arab Saudi

Jamaah Haji Indonesia Berbondong-bondong Menuju Arafah

- detikNews
Minggu, 13 Okt 2013 14:14 WIB
Jamaah Haji Indonesia Berbondong-bondong Menuju Arafah
Makkah - Deru bus dan bunyi klakson merajai lalu lintas di Makkah. Kemacetan tidak terelakkan mengiringi keberangkatan calon jamaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia menuju Arafah.

Berdasarkan pantauan detikcom, Minggu (13/10/2013), kepadatan lalu lintas terjadi di Jalan King Fahd. Bus-bus yang mengantar para tamu Allah itu antre panjang saat hendak menuju terowongan King Fahd menuju Mina dan Arafah.

Beberapa jamaah haji juga terlihat berjalan kaki memasuki areal terowongan King Fahd. Jamaah membawa tas berisi perlengkapan selama di Arafah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah pedagang menjajakan barang-barang keperluan jamaah haji mulai dari payung hingga tikar. Ada pula sekelompok pemuda yang menawarkan jasa kursi roda kepada jamaah.

Jadwal pemberangkatan jamaah haji dari Satuan Operasional Armina Panitia Penyelenggara Ibadah
Haji (PPIH) Arab Saudi menunjukkan pemberangkatan jamaah haji Indonesia dibagi dalam 2 kelompok dan berdasarkan urutan maktab.

Kelompok maktab 1 sampai 50 melalui pintu 1 dan maktab 50 sampai 100 melalui pintu 3 Arafah.

Jamaah haji dijadwalkan berangkat menuju Arafah pada Minggu (13/10/2013) mulai pukul 07.00 WAS dan terakhir pukul 12.00 WAS.

Bus pertama memberangkatkan jamaah haji dari Maktan 1,2, 16, 51,52 dan 57 dari wilayah Mahbas Jin, Aziziah, Jumaizah.

Bus terakhir, membawa rombongan dari Maktab 43,44 dan 45 yang mencakup wilayah Misfalah dan Bakhutmah.

Kasi Pengamanan Daker Makkah, Asep Abdulah mengatakan jamaah haji yang telah meluncur ke Arafah secara perdana yakni jamaah haji kloter 4 Palembang sektor 3 berangkat pukul 09.00 WAS dan kloter 4 Batam sektor 3 berangkat pukul 08.30 WAS.

Setiba di Arafah, jamaah haji Indonesia akan menempati 48 maktab dengan nomor maktab 1 hingga 100. Mereka akan menjalani wukuf di Arafah pada Senin 14 Oktober 2013.


(aan/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads