Memasuki H-2 menjelang wukuf, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengecek persiapan tenda-tenda jamaah haji Indonesia di Arafah. Di bawah sinar matahari yang terik, ia blusukan meninjau tenda, dapur, hingga toilet.
Menag didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu, Direktur Pelayanan Haji Sri Ilham Lubis, dan Kasatop Armina Kasmudi serta pejabat terkait.
Menag mengawali langkahnya memasuki areal tenda Misi Haji Indonesia. Ia masuk ke dalam tenda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini pohon pengusir nyamuk, Pak," jawab Direktur Pelayanan Haji Sri Ilham Lubis, Sabtu (12/10/2013)
Di areal itu, tenda-tenda, terpal, AC dan karpet sudah siap. Struktur bangunan tenda, terpal dan karpet juga baru.
"Sound system yang bagus ya jangan pakai pengeras suara ngebrekbek," pesan Menag.
Menag selanjutnya bergerak ke maktab 21. Tenda-tenda yang bakal dihuni jamaah haji Indonesia sudah berdiri dan karpet-karpet masih ditata.
Menurut dia, persiapan tenda sudah mencapai 85 persen. "Dalam tempo satu setengah hari seluruh tenda sudah selesai didirikan," kata Menag.
Menag selanjutnya bergerak ke dapur umum yang penuh perkakas dapur dan tungku kayu. Sementara di gudang makanan terlihat tumpukan kantong beras dan stok makanan.
Pria yang juga Ketua Umum PPP ini berpesan agar katering jamaah haji diawasi dengan cermat sehingga tidak terjadi lagi masalah keracunan makanan.
"Berasnya kualitas nomor 1. Jamaah haji Indonesia juga suka sambal," ujar Menag seraya tersenyum.
Terakhir, Menag dan rombongan mengecek toilet jamaah haji yang kini dibangun bertingkat dua dan permanen.
(aan/gah)










































