Pemulung Musiman Mulai Menyebar di Kawasan Pondok Indah
Selasa, 09 Nov 2004 09:26 WIB
Jakarta -
Pemandangan setahun sekali di kawasan perumahan elit Pondok Indah, Jakarta Selatan, kini terlihat lagi. Sejumlah pemulung musiman datang. Mereka tampak berdiam di pinggir-pinggir jalan-jalan di kawasan yang penuh dengan rumah besar nan bagus itu. Para pemulung ini bercirikan khas membawa gerobak beroda dua. Sebagian di antara mereka sudah mendatangi kawasan Pondok Indah ini sejak seminggu lalu. Namun, semakin mendekati hari Lebaran, jumlah mereka yang datang semakin banyak. Pemantauan detikcom, Selasa (9/11/2004) para pemulung itu tampak berada di trotoar jalan-jalan di Pondok Indah. Antara lain mereka tampak di Jl. Metro, Jl. Vila Hijau, Jl. Gedung Hijau, Jl Gedung Cipinang, Jl. Kartika Utama, dan lain-lain. Para pemulung musiman ini datang untuk berharap mendapatkan kucuran zakat dan sedekah dari para dermawan kaya di kawasan elit itu. Mereka datang dari luar kota Jakarta. Bahkan, di antara mereka, tampak membawa gerobak yang tampak masih baru. Mereka, terdiri dari kaum bapak-bapak dan ibu-ibu. Bahkan, banyak di antara ibu-ibu yang membawa serta anak-anak kecil. Pakaian kumuh dan muka memelas, tampak membalut mereka. Untuk berharap sedekah ini, mereka juga sampai menginap di pinggir-pinggir jalan itu. Di antara mereka juga sampai membangun tenda kecil yang terbuat dari plastik. Ini tampak pada pemulung yang 'bermarkas' di sebuah tanah kosong di Jl. Kartika Utama. Hanya 200 meter dari rumah mewah milik pengacara terkenal, Warsito Sanyoto, SH. Di tenda darurat itu, seorang ibu berwajah lusuh, tampak berdiam di atas rumput dan bermain bersama dua anaknya yang masih kecil. Di tenda inilah, sang ibu dan anaknya melindungi tubuh mereka dari sengatan matahari dan hujan, selama berhari-hari. Di depan tenda, juga diparkir sebuah gerobak. Tidak ada tulisan atau pesan jelas di yang ditempelkan di gerobaknya bahwa mereka ingin menerima sedekah. Namun, warga di perumahan elit itu sudah menangkap jelas apa maksudnya. Biasanya, para pemulung musiman akan makin bertambah pada malam takbiran. Tahun lalu, para pemulung musiman ini tampak berderet-deret di sepanjang jalan utama Pondok Indah. Mereka akan kembali ke kampungnya, setelah Idul Fitri selesai.
(asy/)










































