Fathanah: Saya Bersyukur Ditangkap KPK, Jadi Kuat Salat

Fathanah: Saya Bersyukur Ditangkap KPK, Jadi Kuat Salat

Ferdinan - detikNews
Jumat, 11 Okt 2013 17:23 WIB
Fathanah: Saya Bersyukur Ditangkap KPK, Jadi Kuat Salat
Jakarta - Meski harus menghuni sel tahanan, Ahmad Fathanah mengaku tetap bersyukur. Sejak ditangkap KPK karena kasus suap kuota impor daging sapi, orang dekat Luthfi Hasan ini banyak menghabiskan diri untuk beribadah.

"Saya bersyukur sama KPK, karena bisa salat. Kuat salat saya," kata Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (11/10/2013).

Pengakuan ini disampaikan Fathanah ketika diberi kesempatan berbicara oleh majelis hakim. Fathanah yang diperiksa sebagai terdakwa, tak mau melewatkan kesempatan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada rasa bersalah dalam masalah ini?" tanya hakim ketua Nawawi Pomolango. "Saya dibilang bersalah, bersalah. (Tapi) saya tidak tahu yang mana uang dijadikan kesalahan," ujar Fathanah.

Sebelum disinggung soal kesalahan, Fathanah di hadapan majelis hakim mengaku ikut 'bermain' proyek atas inisiatif pribadi. Dia juga menyebut hanya mencatut nama Luthfi Hasan Ishaaq agar pengajuan kuota impor daging sapi bisa disetujui di Kementerian Pertanian.

"Saya dituduhkan dan disangkakan Pasal 12, Pasal 5 Pasal TPPU, itu saya sampai sekarang tidak memahami apa (kesalahan) yang saya lakukan," tuturnya.

Fathanah ditangkap di Hotel Le Meridien pada 29 Januari 2013. Fathanah didakwa bersama-sama Luthfi menerima duit Rp 1,3 miliar dari Dirut Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman.

Duit ini sebagai fee pengurusan kuota impor yang diajukan PT Indoguna. Fee kata jaksa KPK diberikan agar Luthfi yang berstatus anggota DPR dan Presiden PKS menggunakan jabatannya untuk mempengaruhi pejabat Kementan yang dipimpin Suswono.

Tujuannya agar membantu mengeluarkan surat rekomendasi persetujuan atas kuota impor yang diajukan PT Indoguna Utama dan anak perusahaannya.

(fdn/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini