Dalam peti mati itu tertulis 'Hukum Mati Penegak Hukum Korup' di kedua sisi peti mati tersebut. Sedangkan di sisi atas terdapat tulisan 'Gerakan Rakyat Anti Korupsi'.
Paket itu dikirim melalui jasa pos dan tiba di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, pada Jumat (11/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Pengirim peti mati itu seniman asal Solo, Jawa Tengah, Bambang Saptono. Peti berukuran kira-kira 2x 0,5 meter itu tiba di Jakarta pukul 04.00 WIB. Kemudian sampai di MK sore harinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rowi, pengiriman peti mati dimana tak ada mayat di dalamnya adalah baru pertama kali ada.
"Kalau yang simbolik seperti ini baru pertama kali. Tapi kalau peti mati benaran untuk orang mati sudah sering," ungkapnya.
Kini peti mati tersebut diamankan untuk diperiksa isinya. Belum ada keterangan resmi dari pihak MK terkait peti mati tersebut.
(rna/asp)











































