Informasi yang didapat dari petugas keamanan pabrik, A. Nainggolan (56), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu korban berada di dekat lift barang. Lift itu biasanya mengangkat bahan pembuat roti seperti tepung dan gula dari lantai dasar.
"Korban baru sehari bekerja dan sebelum kejadian dia masih melihat lihat lift naik turun. Rupanya korban tak menyadari kalau lift sedang turun," kata A Nainggolan kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hampir satu jam terjepit. Dinding lift terpaksa dibobol karena sulit mengeluarkan tubuh korban," ujar A Nainggolan.
Setelah berhasil dievakuasi, mayat korban dibawa ke RSU Djarasmen Saragih Pematangsiantar. Keluarga korban mengaku menolak mayat Ferbri diautopsi.
"Karena kematiannya tidak mencurigakan, keluarga meminta mayat tidak diautopsi," jelas Iptu Asmon Bufitra, Kapolsek Siantar Timur
Saat ini, polisi meminta keterangan saksi saksi termasuk rekan kerja korban.
(trw/trw)










































