"Alhamdulillah banyak hal yang sudah kita lakukan (selama diklat) dan ada beberapa hal untuk perbaikan, ada konsep new leadership," kata Airin Rachmi Diany di kantornya, Jalan Raya Serpong, Tangsel, Jumat (11/10/2013).
Airin menyatakan terpaksa pulang lebih dulu untuk menjenguk suaminya di KPK, meski pelatihan di Harvard hanya tinggal beberapa hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah dapat izin dari Kemendagri, jadi tidak cuti," tegasnya.
Airin menyatakan hari ini pertama masuk kantor, tak ada yang istimewa. Ia masih beraktivitas seperti biasa sebagai Wali Kota Tangerang Selatan.
"Saya seperti biasa periksa berkas, panggil beberapa dinas. Biasa aja," ucap adik ipar Ratu Atut itu.
Airin bersama 19 wali kota terbaik pilihan Kemendagri mengikuti pemantapan dan orientasi kepemimpinan di Harvard Kennedy School of Government, Cambridge, Amerika Serikat.
Pemilihan wali kota terbaik itu memiliki banyak kriteria. Termasuk soal pengelolaan anggaran. Airin dianggap cukup baik mengelola Tangerang Selatan. Terbukti dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mengganjar Tangsel dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2011 dan 2012.
(/mad)










































