Data Menarik Tentang Perjalanan Akil, Atut dan Wawan ke Singapura

Data Menarik Tentang Perjalanan Akil, Atut dan Wawan ke Singapura

Rachmadin Ismail - detikNews
Jumat, 11 Okt 2013 11:37 WIB
Data Menarik Tentang Perjalanan Akil, Atut dan Wawan ke Singapura
Jakarta - Akil Mochtar, Tubagus Chaeri Wardana dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terdeteksi kerap bepergian ke Singapura. Intensitas semakin tinggi tak lama sebelum penangkapan KPK. Kenapa?

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, tercatat pergerakan ketiganya selama beberapa waktu terakhir. Ada beberapa perjalanan yang waktunya beririsan. Sebagian lagi terpisah.

Berikut data menarik tentang perjalanan ketiganya:

Akil Mochtar

Hampir setiap bulan dalam rentang waktu setahun terakhir, nonaktif Akil Mochtar kerap bepergian ke Singapura. Waktu kunjungannya di negeri tetangga tak lama.

Sumber detikcom yang dekat dengan Akil dan pernah mengurus tiket membisikkan, Akil terakhir ke Singapura pada tanggal 21 September 2013, kemudian pulang pada tanggal 23 September 2013. Pada bulan Agustus, Juli dan Mei, Akil juga pergi ke Singapura selama 2-4 hari.

Beberapa bulan sebelumnya, Akil juga kerap bertandang ke negeri tetangga itu. Belum diketahui apa urusannya, termasuk dengan siapa saja keberangkatannya.

Saat dikonfirmasi, pengacara Akil, Tamsil Sjoekoer, membenarkan Akil kerap ke Singapura. Namun tujuannya bukan untuk maksud lain, selain berobat.

"Setahu saya dia berobat. Dia pernah sakit pinggang, dia pakai tongkat," kata Tamsil saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (10/10/2013).

"Sebelum Idul Fitri, karena waktu halal bihalal dia sudah gunakan tongkat," sambungnya.

Ratu Atut

Seorang sumber yang tahu banyak soal tiket perjalanan Ratu Atut mengatakan, sang gubernur pergi ke Singapura hampir terjadi setiap bulan. Terakhir, dia pergi tanggal 21 September 2013 lalu pulang empat hari kemudian.

Sebulan sebelumnya, Atut juga pernah ke Singapura selama tiga hari. Di bulan-bulan sebelumnya, Atut juga kerap bolak balik ke Singapura.

Entah kebetulan atau tidak, khusus di bulan September dan Agustus 2013, Akil juga pergi ke Singapura pada tanggal berdekatan dengan Atut. Apakah keduanya pernah bertemu?

Pengacara Akil, Tamsil Sjoekoer, saat dikonfirmasi soal kemungkinan ada pertemuan antara Atut dan Akil tak mau berkomentar banyak. Dia hanya menyebut, Akil kerap ke Singapura untuk berobat.

"Tidak tahu ketemu siapa di sana. Tidak tahu, setahu saya dia hanya berobat," tegas Tamsil saat dihubungi detikcom, Kamis (10/10/2013).

Tubagus Wawan

Sumber detikcom yang tahu soal urusan tiket Wawan mengatakan, adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu baru pulang dari Singapura pada tanggal 2 Oktober 2013 sekitar pukul 19.00 WIB. Setibanya di rumah, atau sekitar pukul 22.00 WIB, dia dicokok KPK.

Wawan berangkat ke Singapura pada tanggal 1 Oktober 2013. Ini bukan perjalanan pertama Wawan ke Singapura. Sebelumnya, dia juga kerap bolak-balik ke negeri singa itu. Pada bulan September, kolektor mobil sport mewah ini pernah ke Singapura, termasuk di bulan-bulan sebelumnya.

Ada urusan apa Wawan ke Singapura? Mungkinkah ada urusan yang sama dengan Akil Mochtar dan Ratu Atut Chosiyah? Belum jelas benar.

Yang pasti, pengacara Akil, Tamsil Sjoekoer, saat dikonfirmasi soal kemungkinan ada pertemuan antara Atut dan Wawan tak mau berkomentar banyak. Dia hanya menyebut, Akil kerap ke Singapura untuk berobat.

"Tidak tahu ketemu siapa di sana. Tidak tahu, setahu saya dia hanya berobat," tegas Tamsil saat dihubungi detikcom, Kamis (10/10/2013).

Dua pengacara Wawan, Tubagus Sukatma dan Efran Helmi, tak mengangkat telepon saat hendak dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirim pun tak dibalas.

Berbarengan di Singapura

Ada catatan menarik soal perjalanan Akil Mochtar, Ratu Atut Chosiyah dan adiknya Tubagus Chaeri Wardana. Ketiganya pernah terpantau ada di Singapura di bulan September.

Seorang penegak hukum yang memantau aktivitas ketiganya membisikkan, Akil berangkat pada 21 September ke Singapura dan kembali dua hari setelahnya. Sementara Ratu Atut pergi dari tanggal 21 September 2013 lalu dan pulang empat hari kemudian dari negeri Singa. Khusus Wawan, dia berada di Singapura dari 20-24 September.

Apakah ketiganya bertemu? Belum jelas benar. Namun aturan MK dengan tegas melarang seorang hakim bertemu di luar persidangan dengan pihak berperkara.

Saat dikonfirmasi, pengacara Akil, Tamsil Sjoekoer, sebelumnya membenarkan Akil kerap ke Singapura. Namun tujuannya bukan untuk maksud lain, selain berobat.

"Setahu saya dia berobat. Dia pernah sakit pinggang, dia pakai tongkat," kata Tamsil saat dikonfirmasi detikcom.

Dua pengacara Wawan, Tubagus Sukatma dan Efran Helmi, tak mengangkat telepon saat hendak dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirim pun tak dibalas.

Dari pihak Atut, belum ada yang bisa dimintai konfirmasi. Namun hari ini, Atut akan diperiksa KPK sebagai saksi.

3 Waktu Beririsan Atut dan Akil di Singapura

Akil Mochtar dan Atut Chosiyah pernah tercatat berada di Singapura dalam waktu yang hampir bersamaan. Jadwalnya meski tak sama, namun saling beririsan.

Pada bulan September 2013, Akil berangkat tanggal 21-23 September ke Singapura. Sementara Atut pergi tanggal 21 September dan pulang tanggal 25 September.

Di bulan Agustus 2013, Akil berangkat ke Singapura tanggal 22 Agustus, dan pulang keesokan harinya. Sedangkan Atut, berada di Singapura tanggal 22-25 Agustus 2013.

Waktu lainnya yang beririsan terjadi di bulan Maret 2013. Akil berangkat ke Singapura tanggal 7 dan pulang tanggal 10 Maret dari Shanghai, China. Sementara Atut, berada di Singapura tanggal 4-10 Maret.

Belum jelas, apakah keduanya bertemu di negeri singa itu. Bisa jadi, waktu ini kebetulan saja.

Yang pasti, pihak KPK masih melakukan penyelidikan terhadap hal ini. Termasuk hubungan komunikasi telepon antar keduanya.
Halaman 2 dari 6
(mad/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads