Para Eksekutor Holly Nyamar Sebagai Anak Band

Tragedi Berdarah Kalibata City

Para Eksekutor Holly Nyamar Sebagai Anak Band

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 11 Okt 2013 10:53 WIB
Para Eksekutor Holly Nyamar Sebagai Anak Band
Jakarta - Para eksekutor Holly Angela Ayu (37), sengaja menyewa unit apartemen di lantai 6 di tower sama yang ditinggali HollyMereka di sana menyamar sebagai anak band, untuk mengelabui petugas sekuiriti ketika akan mengangkut mayat Holly dari lantai 09AT.

Kasubdit Jatanras Ditreksrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, penyamaran ini dilakukan para eksekutor untuk menghilangkan jejak.

"Jadi mereka ke situ nyamar sebagai anak band, bawa-bawa gitar listrik ke apartemennya," kata Herry kepada detikcom, Jumat (11/10/2013).

Herry mengatakan, mereka menyewa kamar itu dari Agustus 2013 untuk enam bulan ke depan hingga Januari 2014. Mereka sudah membayar Rp 22 juta untuk sewa kamar tersebut.

Untuk mengelabui petugas sekuriti dan penghuni di apartemen lain, para eksekutor itu melakukan aktivitas selayaknya anak band. Mereka mengangkat harcase tersebut dan 2 buah gitar listrik dari lantai 6.

"Jadi setiap hari kotak hardcase itu dibawa naik-turun, sehingga nantinya saat mau nurunin mayat Holly tidak ketahuan oleh sekuriti," jelas Herry.

Di lantai 6 itu, para eksekutor sudah menyiapkan sebuah hardcase ukuran sekitar 100x50x50 cm berwarna hitam. Hardcase ini dipersiapkan untuk mengangkut mayat Holly.

"Nantinya, setelah selesai mengeksekusi Holly, mayatnya dimasukan ke kantong sampah lalu dimasukan ke kotak tersebut dan ditutupi gitar listrik, lalu dibawa turun," urainya.

Kendati proses eksekusi Holly terlaksana, namun rencana mereka untuk menghilangkan jejak ini tidak berjalan mulus. Detik-detik saat pembunuhan Holly, para saksi yang mendapatkan panggilan dari Holly saat meminta tolong, mendatangi unit Holly, ketika para eksekutor masig di TKP.

(mei/gah)


Berita Terkait