Ini Rangkaian Pelarian Elriski Cs yang Kabur dari Apartemen Holly

Tragedi Berdarah di Kalibata City

Ini Rangkaian Pelarian Elriski Cs yang Kabur dari Apartemen Holly

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 11 Okt 2013 05:55 WIB
Ini Rangkaian Pelarian Elriski Cs yang Kabur dari Apartemen Holly
Jakarta -

Polisi masih memburu dua orang teman Elriski Yudhistira (37) yang terlibat dalam pembunuhan Holly Angela Ayu di unit 09AT tower Ebony Apartemen Kalibata City, Jaksel, 30 September malam lalu. Salah satu yang buron adalah sang eksekutor yang berhasil meloloskan diri dari 'penggerebekan' sekuriti apartemen dan teman Holly.

Kisah pelarian ini bermula ketika tiga orang teman Holly dan sekuriti mencoba mendobrak pintu unit yang ditempati Holly. Para saksi datang ke situ setelah mendapatkan telepon dari Holly bahwa ia tengah dianiaya pelaku.

Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Antonius Agus mengatakan, olah TKP dan pengambilan sampel sidik jari yang dilakukan di unit 09AS dan 08AS itu berkaitan dengan pembunuhan Holly yang dilakukan pada tanggal 30 September 2013 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi kita olah TKP di unit 09AS, kemudian di 08 AS tower Ebony. Ini semua berkaitan dengan kepentingan penyidikan kasus terbunuhnya Holly," kata Antonius di lokasi.

Pelarian eksekutor teman Holly itu terlihat dari hasil olah TKP petugas kepolisian yang dilakukan di unit 09AS dan 08AS. Berikut kisah pelarian Elriski dan satu orang temannya yang masih buron itu.

Berikut rangkaian pelarian Elriski Cs usai mengeksekusi korban Holly:

1. Kamar Holly Digedor-gedor Saksi

Saat mengeksekusi Holly, dua eksekutor yang salah satunya adalah Elriski Yudhistira, panik ketika mendengar pintu Holly didobrak oleh para saksi. Kepanikan para pelaku ini tampak dari adanya bekas jejak sepatu yang menginjak noda darah Holly.

"Mereka panik, kemudian mereka mencoba kabur dari dalam kamar Holly," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan.

Teman Elriski yang masih buron kemudian mencoba melarikan diri dengan keluar melalui balkon unit yang ditempati Holly. Ia kemudian berhasil keluar dari unit Holly dengan cara merayap ke unit 09AS yang terhalang tembok sepanjang setengah meter.

Teman Elriski ini kemudian bersembunyi di unit 09AS, beberapa saat setelah keluar dari unit Holly. Kemudian Elriski mencoba mengikuti temannya itu. Namun naas, ia tidak bisa mencapai ke balkon unit 09 AS sehingga ia terjatuh dari lantai 09AT yang dihuni Holly.

"Elriski ini terpeleset waktu mau ke balkon 09AS dan jatuh ke taman," imbuh Herry.

Diduga, teman Elriski ini tidak menjebol kamar 09AS karena dalam keadaan terkunci. Dan kamar itu sendiri diisi furniture. Namun, pemilik unit saat itu tidak menempati unit tersebut.

2. Turun ke 08AS Pakai Handuk

Setelah beberapa saat bersembunyi di balkon unit 09AS, teman Elriski ini mencoba keluar dari situ. Namun, saat itu unit 09AS dalam keadaan terkunci, sehingga ia memikirkan cara lain untuk kabur dari balkon itu.

"Dia kemudian melihat ada handuk dijemur di balkon, lalu dia gunakan handuk itu untuk turun ke kamar bawah," ujar Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Antonius Agus

Dengan mengikatkan handuk tersebut, pelaku itu kemudian mencoba turun ke unit 08AS. Kebetulan, unit 08AS itu dalam keadaan masih kosong.

"Unit 08AS itu kosong, belum diisi apa pun," ujar Agus.

Di situ, lanjut Agus, teman Elriski ini sempat bersembunyi beberapa jam hingga situasi aman.

3. Dobrak Pintu Unit 08AS

Setelah turun ke unit 08AS, pelaku kemudian mencoba melarikan diri dari situ. Ia kemudian memecahkan kaca pintu balkon unit 08AS.

Setelah berhasil memecahkan kaca pintu balkon, pelaku berdiam diri sesaat di unit itu. Pelaku lalu mencuci tangannya yang berlumuran darah Holly di wastafel yang terletak di dekat pintu balkon.

"Setelah yakin aman, pelaku ini kemudian mencoba keluar dari unit itu," kata Agus.

Namun pintu unit tersebut dalam keadaan terkunci. Pelaku pun tidak kehilangan akal. Ia kemudian mendobrak pintu unit 08AS untuk bisa keluar.

Dengan menggunakan pecahan kaca pintu balkon, pelaku kemudian menjebol triplek di bagian daun pintu. Setelah jebol pintu triplek itu, pelaku kemudian mencongkel kunci pintu tersebut.

Sekilas tampak dari luar, tidak ada kerusakan di daun pintu di bagian luar. Namun, kerusakan ini terdapat di bagian dalam pintu tersebut.

"Setelah itu, sudah, selesai. Pelaku kabur lewat lift," tukasnya.
Halaman 2 dari 4
(mei/ahy)


Berita Terkait