"Tidak ada satu pun jamaah haji dari seluruh dunia yang terinfeksi virus korona. Padahal, jutaan orang jamaah haji ada di Arab Saudi," kata Ketua Tim Pengawasan dan Pengendalian Kementerian Agama (Kemenkes), Tjandra Yoga Aditama di BPHI Daker Makkah, Kamis (10/10/2013).
Ia mengungkapkan ada 140 hingga 150 kasus kematian akibat virus korona pada bulan September 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, WHO juga telah menyatakan virus korona belum bisa dikategorikan sebagai pandemi karena jumlah kasus tidak besar dan makin menurun. Vaksin virus maut itu pun belum ada.
Dalam kesempatan itu, Tjandra menambahkan tidak benar adanya dugaan virus korona terjangkit melalui onta.
"Onta yang terkena korona virus itu di Mesir dan Oman, bukan Arab Saudi. Tetapi tidak ada orang yang di dekatnya yang sakit. Jadi tidak dapat disebut onta menjadi penularan virus korona," ungkap dia.
Namun demikian, Tjandra berpesan agar jamaah haji Indonesia tetap menjaga kesehatan.
(aan/bil)











































