Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, untuk menyusun strategi pembunuhan ini, para pelaku menyewa satu unit di lantai 6BE tower Ebony.
"Mereka menyewa kamar di lantai 6 sejak Agustus 2013 lalu," kata Rikwanto di Jakarta, Kamis (10/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka sewa untuk Januari 2014," ujar Rikwanto.
Selain menyewa kamar di lantai 6, para pelaku juga mempersiapkan sebuah hardcase gitar listrik berukuran sekitar 100cmx50cmx50cm. Diduga, hardcase itu disiapkan untuk peti mati mayat Holly.
Mereka juga menyiapkan gitar listrik untuk mengelabui sekuriti apartemen, seolah-olah ketika hardcase itu dikeluarkan, ada gitar listrik di dalamnya.
"Juga ada kopi bubuk dan tali tambang plastik serta kantong sampah," ujar Rikwanto.
(mei/mad)











































