"Kalau kita lihat dari akseptabilitasnya, hanya Dahlan Iskan yang mampu bersaing. Sementara yang lainnya sangat jauh di bawah capres partai lain," ujar CEO PDB, Didik Rachbini dalam jumpa pers hasil survei di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2013).
Dalam survei yang dilakukan pada 21-24 September 2013 tersebut menyimpulkan bahwa konvensi PD tidak menghasilkan capres dengan elektabilitas yang tinggi. Konvensi PD dinilai hanya sekedar cara untuk menaikan elektabilitas PD yang semakin terpuruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semisal di survei mereka nantinya yang menang adalah nama lain, katakanlah Pramono Edhie Wibowo ya, tentu akan kita pertanyakan apa metodenya. Bagaimana bisa berbeda? Akan kita tanya juga lembaga survei yang lain. Tentu ada perbedaan antara survei akademis dengan survei pesanan," tambah Peneliti Senior PDB, Agus Herta usai acara.
PDB menggunakan metode random sampling dengan telepolling kepada 500 responden dari 10 kota besar di Indonesia. Tingkat kepercayaan pada survei ini mencapai 95%.
Berikut adalah hasil survei PDB dilihat dari akseptabilitas capres:
1. Joko Widodo: 79,2%
2. Jusuf Kalla: 62,2%
3. Dahlan Iskan: 48,4%
4. Prabowo Subianto: 47%
5. Mahfud MD: 44,2%
6. Wiranto: 39,6%
7. Hatta Rajasa: 38%
8. Megawati Soekarno Putri: 36%
9. Aburizal Bakrie: 29%
10. Marzuki Alie: 24,4%
11. Anies Baswedan: 18,8%
12. Pramono Edhie Wibowo: 12,6%
13. Gita Wirjawan: 11%
14. Hayono Isman: 10,2%
15. Dino Patti Jalal: 8,6%
16. Endriartono Sutarto: 7,6%
17. Ali Maskur Musa: 5,4%
18. Sinyo Harry Sarundajang: 4,8%
19. Irman Gusman: 4,6%
(bag/van)











































