Serangan Besar-besaran
15.000 Tentara AS Serbu Fallujah
Selasa, 09 Nov 2004 03:11 WIB
Jakarta - Pasukan pendudukan Amerika Serikat melakukan serangan besar-besaran ke Fallujah untuk memerangi kelompok perlawanan Irak. Sebanyak 10.000 hingga 15.000 tentara AS dan Irak menyerbu kota yang dihuni sekitar 3.000 militan Irak ini.Komandan pasukan AS di Irak, Jenderal George Casey menyatakan beberapa kelompok perlawanan meninggalkan kota sebelum penyerbuan dilakukan dan tidak tahu apakah kelompok perlawanan, termasuk Abu Musab Al Zarqawi, masih tinggal di Fallujah."Kami menduga kami akan mendapatkan perlawanan di sana selama beberapa hari. Seperti saya katakan, saya percaya sebagian (dari kelompok perlawanan) telah pindah ke tempat lain, tapi yang lainnya akan datang," katanya.Dalam percakapan telepon dengan wartawan di Pentagon, Washington, Casey memprediksi kelompok perlawanan akan mundur dari sekitar posisi yang mereka rancang di pinggiran kota dan akan terjadi pertempuran utama di pusat kota.Ditanya apakah jumlah pasukan AS yang menyerbu Fallujah antara 10.000 sampai 15.000 orang, Casey berkata, "Kira-kira antara itu." Lalu dijelaskan pasukan AS yang diturunkan lebih banyak dari pasukan keamanan Irak.Menurut Casey, jumlah anggota kelompok perlawanan sebanyak 3.000 orang juga angka perkiraan. "Merela punya senjata seperti AK 47 dan senapan mesin, roket pelontar granat, dan senapan mesin antiserangan udara," katanya.Serangan yang dilakukan sehari setelah pernyataan keadaan darurat di Irak ini dilaporkan telah menelan korban tewas 38 orang. Jumlah ini disebutkan oleh Perdana Menteri Irak Iyad Allawi. Pasukan AS yang dibentu tentara Irak telah merebut sebuah rumah sakit dan dua jembatan di ujung barat kota tersebut pada tengah malam namun bentrokan dengan gerilyawan yang bersembunyi di Fallujah berlangsung sengit. Allawi mengatakan, 38 gerilyawan tewas dan empat pejuang asing, yang terdiri dari dua orang Maroko dan dua orang yang kewarganegaraannya tidak diketahui. Beberapa sumber medis di kota itu mengatakan, 12 orang Irak tewas dan lebih dari 20 lain cedera.
(gtp/)











































