"Apakah kalau melanggar etika itu berarti melanggar hukum? Kan belum tentu. Kalau melanggar hukum baru, pasti melanggar etika," kata Wakil Sekretaris Jenderal Golkar Lalu Mara Satriawangsa saat dihubungi, Kamis (10/10/2013).
Golkar bersikukuh bahwa Atut belum terbukti terlibat, maka semua pihak diharapkan menunggu proses hukum yang sedang berjalan. Tak sepatutnya Atut didesak mundur hanya karena Atut dicekal KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kasus yang menimpa sejumlah kader Golkar dalam kaitan sengketa Pilkada di MK jadi catatan di Golkar. Menjadi warning agar kader Golkar lebih berhati-hati.
"Ini catatan buat kita semua. Kita harus hati-hati semua," katanya.
Namun, alih-alih pesimis bahwa pencapresan Ical akan gagal gara-gara kasus suap Pilkada yang melibatkan MK itu, Golkar lebih memilih untuk terus bekerja mensukseskan pencapresan Ical.
"Kita bekerja saja. Ini sudah waktunya kader yang bekerja. Meskipun guncangan pasti ada. Kalau melihat elektabilitas Ical, masih tinggi saja kok," ujar Lalu.
(dnu/van)











































