Petinggi Palestina dalam Perjalanan untuk Jenguk Arafat

Petinggi Palestina dalam Perjalanan untuk Jenguk Arafat

- detikNews
Selasa, 09 Nov 2004 07:00 WIB
Jakarta - Para petinggi Palestina dilaporkan sedang menuju Paris, Senin (8/11/2004) waktu setempat, untuk menjenguk Presiden Yasser Arafat (75) yang sakit parah dan sedang dirawat di rumah sakit militer Prancis. Sebelumnya dikabarkan para pembantu Arafat ini batal menengok pemimpinnya itu kesal terhadap isteri Arafat, Suha, yang menyebut mereka berusaha menyingkirkan dan bermaksud 'mengubur hidup-hidup' suaminya.Kantor berita Reuters, Selasa (9/11/2004), melaporkan Perdana Menteri Ahmed Qurie, Menteri Luar Negeri Nabil Shaath, dan Sekretaris Jenderal PLO Mahmoud Abbas terbang ke Prancis dari ibukota Yordania, Amman.Seorang pejabat Palestina menyatakan mereka akan mendiskusikan kondisi kesehatan Arafat, masalah yang menjadi kontroversi akhir-akhir ini, dengan pejabat senior Prancis. Mereka juga dijadwalkan akan bertemu Presiden Prancis Jacques Chirac pada hari Selasa waktu setempat.Media Israel menyatakan pejabat keamanan Israel mengansumsikan bahwa Arafat akan dilepaskan dari alat bantu medis untuk mempertahankan hidupnya setelah ketiga pemimpin Palestina, yang semuanya merupakan calon pontensial untuk menggantikannya, menjenguknya.Keberangkatan para petinggi Palestina dari Tepi Barat ini tampaknya ditunda setelah isteri Arafat, Suha, mengeluarkan kecaman terhadap mereka di jaringan stasiun televisi Al Jazeera. "Mereka berusaha untuk mengubur Abu Ammar (Arafat) hidup-hidup," serunya."Abu Ammar dalam keadaan baik dan dia akan kembali ke Tanah Air-nya," kata Suha menuding ketiga petinggi Palestina begitu bernafsu ingin menggantikan suaminya, namun tidak menjelaskan secara detil tentang kondisi kesehatan suaminya.Setelah kecaman Suha ini pejabat Palestina dan Prancis menyatakan perjalanan para petinggi Palestina dibatalkan. Tapi Mohammed Dahlan, mantan kepala keamanan yang dekat Abbar, kemudian berkata, "Tidak ada perubahan rencana. Delefasi akan pergi ke Prancis." (gtp/)


Berita Terkait