Sebanyak 1,7 juta data calon pemilih Pemilih 2014 dalam Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dinilai tak wajar oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Data yang tersebar di 68 kabupaten/kota itu mencakup kelengkapan data, pemilih fiktif dan pemilih ganda.
Detailnya adalah 790.641 NIK kosong, 15.767 NIK ganda, 167 NIK tak standar, 623.759 NKK kosong, 72.723 meninggal dunia, 1.687 tanpa tanggal lahir, 59.986 alamat kosong, 82.794 umur kosong, 53.620 status perkawinan kosong, 432 anggota TNI/Polri, dan 63.658 pemilih ganda, serta 8 pemilih fiktif.
"Data sementara per 4 Oktober 2013 dari 68 kabupaten/kota ini akan terus bergerak dan berubah," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Daniel Zuchron di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aceh Tenggara dan Aceh Tengah
Provinsi Bengkulu:
Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah, Natuna, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Melawi, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Barito Selatan
Provinsi Maluku: Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, Buru, Maluku Barat Daya, dan Kota Ambon
Provinsi Sumatera Selatan: Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepualauan Selayar, Kota Makassar, Kota Palopo, Kota Pare Pare, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara dan Wajo
Provinsi NTT: Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten TTS, Kabupaten TTU, Kabupaten Belu, Sikka, Alor, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Rote Ndao, dan Sabu Raijua
Provinsi Jambi: Kota Jambi, Bungo, Tanjab Timur, Sarolangun, Tanjab Barat, Tebo, Batanghari, Kota Sungai Penuh, Kerinci, Merangin, dan Muaro Jambi
Provinsi Babel: Belitung Timur
(vid/lh)










































