RRT Akui Puas Kepemimpinan Indonesia di APEC 2013

- detikNews
Kamis, 10 Okt 2013 12:01 WIB
Jakarta - Perhelatan ekonomi dunia, Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), sukses digelar di Nusa Dua, Bali. Para peserta perhelatan akbar itu memuji Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara atas kesuksesan yang diraih. Salah seorang pejabat senior Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menilai keberhasilan Indonesia sebagai Ketua APEC 2013 akan dijadikan bahan pembanding oleh RRT sebagai Ketua APEC 2014.

Dalam rilis dari KBRI Beijing yang diterima detikcom, Kamis (10/10/2013), delegasi RRT pada APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) menyatakan puas atas penyelenggaraan AELM yang baru saja selesai diselenggarakan oleh Pemerintah RI di Nusa Dua, Bali, 7-8 Oktober 2013.

Kelancaran penyelenggaraan acara dan pengaturan pertemuan yang dilaksanakan tepat waktu diakui sebagai dua hal yang sangat mengesankan dan mendukung penuh kesuksesan acara tersebut, terlepas dari adanya ketidaknyamanan yang tidak berarti bagi segelintir pihak.

Pelibatan aktif para pasangan kepala negara atau pemerintahan di dalam kegiatan-kegiatan yang terkait dengan AELM juga tidak luput dari pengamatan delegasi RRT, karena dipandang turut mendukung terciptanya suasana hangat 'kekeluargaan' di lingkungan AELM.

Delegasi RRT yang dipimpin langsung oleh Presiden Xi Jinping dan diikuti dengan tiga pejabat tingkat wakil perdana menteri berpartisipasi aktif pada AELM ini sejak kedatangannya di Bali tanggal 5 Oktober 2013. Di samping diikuti oleh tiga pejabat tinggi tingkat wakil perdana menteri, delegasi RRT juga diperkuat oleh 5 orang pejabat tingkat menteri dan beberapa pejabat tinggi lainnya.

Selain memuji keberhasilan Indonesia dalam menyelenggarakan perhelatan akbar tersebut, para pejabat tinggi RRT juga menyatakan puas atas capaian APEC, yaitu: pertama, memperkuat agenda Bogor Goals; kedua, meningkatkan kerjasama antar ekonomi APEC dalam bidang infrastruktur, capacity building, dan memberdayakan perdagangan multilateral; ketiga, meningkatkan konektivitas institusi dan sumber daya manusia melalui infrastruktur; keempat, memastikan pertumbuhan yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan; kelima, memperkuat ketahanan pangan; keenam, meningkatkan sinergi dan saling melengkapi dengan forum multilateral lain, serta ketujuh, kerjasama untuk mencapai perdagangan yang bebas dan terbuka.

Selama berada di Nusa Dua, selain menghadiri pertemuan dengan para pemimpin ekonomi APEC, Presiden Xi Jinping juga menyampaikan keynote speech dalam APEC CEO Summit tanggal 7 Oktober 2013.

Dalam pidato tersebut Presiden Xi Jinping menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi RRT akan sangat menentukan keberhasilan ekonomi kawasan Asia Pasifik. Sebagai negara perekonomian terbesar kedua di dunia, RRT menawarkan banyak peluang kerjasama yang hendaknya dapat ditangkap dan ditanggapi secara positif oleh para ekonomi APEC.

Partisipasi Presiden Xi Jinping dalam AELM 2013 di Nusa Dua, Bali, menyusul keberhasilan kunjungan kenegaraannya ke Jakarta, Indonesia, 2-3 Oktober 2013 yang dipandang oleh sementara kalangan 'unprecedented and historical'.

Kunjungan kenegaraan tersebut berhasil meningkatkan hubungan Indonesia - RRT ke tingkat 'comprehensive strategic partnership' dan juga mencatat kesepakatan bisnis yang bernilai sekitar US$ 30 miliar.

(rmd/nrl)