Jenazah Halimah pertama kali ditemukan oleh majikan tempat ia bekerja, Mansur (53 tahun), yang singgah mengecek tempat usahanya, Rabu (9/10/2013).
Menurut Mansur dalam keterangan pada aparat kepolisian di sekitar lokasi kejadian, ia mendapati tempat ruko yang dijadikan tempat usaha laundry kiloan tersebut dalam keadaan kosong.
Pria yang tinggal di jalan Bonto Langkasa ini pun mencari hingga ke lantai 2 ruko-nya. Namun alangkah kagetnya saat ia mendapati karyawannya sudah terbujur kaku di dalam kamar mandi dengan kondisi bersimbah darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil identifikasi anggota Polsek Rappocini yang tiba sekitar pukul 18.30 Wita di tempat kejadian perkara, diketahui di dekat tubuh korban ditemukan pisau dapur yang digunakan pelaku untuk membunuh mahasiswi asal Kec. Malino, Gowa, yang baru seminggu bekerja sebagai penjaga laundry.
Kuat dugaan sebelum dibunuh, korban sempat diperkosa oleh pelaku. Korban mengalami luka tusuk 5 kali di bagian perut yang menyebabkan usus korban terburai dan satu tusukan lagi mengenai paha kiri korban.
Selain itu pula ditemukan bekas memar di kepala korban yang diduga akibat benturan di tembok. Guna kepentingan otopsi, jenazah mahasiswi ini kemudian dibawa ke RS Bhayangkara.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Andi Aris yang ditemui wartawan di sekitar lokasi kejadian menyebutkan pelaku pembunuhan diduga merupakan orang yang dikenal oleh korban.
Pihaknya juga sudah memintai keterangan dari warga di sekitar lokasi Ratu Laundry.
(mna/fdn)











































