Memperbanyak doa dan mempererat kekompakan. Itulah yang kini dilakoni calon jamaah haji asal Maluku Kloter 17 Embarkasi Makassar (UPG) menjelang prosesi haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina).
Wejangan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali dan jajarannya serta petugas dari Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) agar jamaah haji menjaga kesehatan menjelang wukuf langsung tepat sasaran dan dipraktekkan oleh 374 jamaah haji asal Ambon itu.
Abdul Rahman Tubaka dari Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) menceritakan telah mensosialisasikan kepada jamaah haji untuk tetap menjaga kesehatan menjelang Armina yang memerlukan kekuatan fisik nan prima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ambon sudah menyiapkan kode-kode bendera kloter sudah disiapkan itu di Kloter 17 UPG, lengkap ditulis asal Maluku-Indonesia-Serang Bagian Timur atau Kota Ambon," papar Rahman di Daker Makkah, Rabu (9/10/2013).
Menurut dia, jamaah haji kini lebih banyak mengisi kegiatan dengan beribadah di pemondokan nomor 810 di kawasan Bakhutmah, Makkah.
Jamaah haji di pemondokan ini pun dipastikan telah menjalani ibadah umrah wajib atau perdana secara lengkap dan sempurna.
"Selama di pemondokan, salat subuh dan magrib ada bimbingan ibadah, ceramah dan tanya jawab prosesi haji, wukuf, mabit hingga lontar jumrah," ujar dia.
Rahman mengatakan bimbingan ibadah tersebut diberikan dengan melibatkan ketua kloter, ketua regu hingga ustadz.
Ia juga berharap jumlah pembimbing haji ditambah pada musim haji tahun mendatang.
"Saya mengimbau jamaah haji jangan ke Haram, fokus Armina, pereratlah kekompakan, banyak berdoa sehingga Allah mengabulkan, semoga lancar ibadah hajinya sampai ke Tanah Air dan membawa predikat haji mabrur," kata Rahman.
(aan/fdn)










































