Calon jamaah ini sedianya akan diberangkatkan Selasa kemarin (8/10/2013). Namun menurut salah satu calon jamaah, Ibnu Basori (57), pihak penyelenggara haji dari Komunitas Jalan Lurus (KJL) Tour membatalkan keberangkatan tersebut satu jam sebelumnya, yaitu sekitar pukul 18.30 WIB.
"Alasannya nggak jelas. Katanya ada salah satu calon jamaah yang visanya belum dicap sama kedutaan sana," kata Ibnu ketika ditemui di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada ketegasan sama sekali. Lalu tadi Pak Jaffar (Pemilik KJL Tour) bilang 10 orang yang berangkat," ujarnya.
Namun ia tidak tahu mengapa hanya 10 orang yang diberangkatkan. Kesepuluh orang tersebut semuanya laki-laki.
"Yang tidak berangkat, akan dipotong uang pengembaliannya US$ 4500 untuk biaya visa. Itu kan sangat mahal," katanya.
Padahal biaya ONH Plus yang dikeluarkan tiap orang berkisar Rp 70 juta-Rp 100 juta.
Sementara pihak Arab Saudi membuka penerimaan jamaah hingga pukul 00.00 waktu setempat malam nanti. "Kita nggak mungkin bisa masuk sudah," ucapnya.
Saat detikcom mengkonfirmasi di kantor biro haji KJL Tour, pihak KJL Tour tidak memberikan jawaban pasti. Salah seorang karyawan yang tidak mau menyebutkan namanya, mengatakan masih ada keberangkatan hingga besok. Namun ia juga tidak dapat memastikan apakah 32 calon jamaah yang telantar ini dapat berangkat besok.
"Saya tidak bisa memastikan mereka berangkat besok. Saya hanya bilang kalau besok masih ada keberangkatan," kata karyawan pria berseragam batik itu di Kantor KJL Tour, Thamrin City, Jakarta Pusat.
Ia tidak berkenan memberikan informasi lebih jelas. Pihaknya juga melarang detikcom mengambil gambar ruang kantor yang berada di sudut sebelah kanan Apartemen Cosmo Mansion lantai 1 ini. Bahkan kamera detikcom sempat disita oleh karyawan tersebut dan menghapus semua foto.
(nwk/rmd)











































