Ketua DPD: Politik Dinasti Hilang Jika Pilkada Jujur!

Ketua DPD: Politik Dinasti Hilang Jika Pilkada Jujur!

- detikNews
Rabu, 09 Okt 2013 15:48 WIB
Ketua DPD: Politik Dinasti Hilang Jika Pilkada Jujur!
Irman Gusman
Jakarta -

Politik dinasti di Banten yang dikuasai keluarga Ratu Atut Chosiyah menuai kritik karena dinasti cenderung nepotis alias korup. Ketua DPD Irman Gusman menilai politik dinasti bisa hilang jika penyelenggaraan atau sistem Pemilu Kada digelar transparan alias jujur.

"Kalau sistemnya dibangun transparan, politik dinasti akan hilang. Kita tak melarang politik dinasti, tapi sistemnya harus transparan, mekanismenya akuntabel, tidak karena nepotisme," kata ketua DPD Irman Gusman saat berbincang, Rabu (9/10/2013).

Irman menilai, politik dinasti adalah penyimpangan dari demokrasi karena demokrasi masih prosedural belum substansi. Pemilu Kada tampak hanya seremonial sehingga lahirkan dinasti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dinasti konotasinya tidak demokratis karena dibangun atas keturunan," kritiknya.

Ia mencontohkan, model politik dinasti di Amerika maupun Jepang yang meski tampak dinasti tapi sistemnya dibangun transparan, yaitu klan Bush sebagai presiden dan Kennedy. Termasuk Perdana Menteri Jepang klan Fokuda.

"Dalam dunia modern bisa saja (keluarga jadi kepala daerah), tapi prosesnya tidak nepotisme seperti klan Kennedy karena mereka seleksinya ketat, dan akuntable," ucapnya.

(/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini