Penggagas Provinsi Banten Angkat Bicara Soal Atut dan Pendekar

Penggagas Provinsi Banten Angkat Bicara Soal Atut dan Pendekar

Yasser Ali Harakan - detikNews
Rabu, 09 Okt 2013 13:42 WIB
Penggagas Provinsi Banten Angkat Bicara Soal Atut dan Pendekar
Dok Detikcom
Serang - Banten 'memanas'. Gubernur Ratu Atut Chosiyah dicegah KPK setelah adiknya ditangkap terkait kasus suap Pilkada Lebak. Salah satu penggagas provinsi ujung barat Pulau Jawa ini angkat bicara.

Mayjend (Purn) Ampi Nurkamal Tanujiwa merupakan salah satu penggagas Provinsi Banten. Ia mengaku prihatin dengan kondisi Banten saat ini.

"Kondisinya sedang panas. Saya mengimbau kepada semua tokoh masyarakat dan ulama untuk bersabar menahan diri, tidak mengeluarkan penyataan yang malah memperkeruh suasana," ujar Tanujiwa di sebuah hotel di Kota Serang, Rabu (9/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Danrem 064/Maulana Yusuf era 80-an ini meminta masyarakat bersabar dan menunggu proses hukum di KPK. "Masyarakat jangan cepat memvonis. Mari bersabar menunggu proses hukum yang sedang berjalan di KPK," imbuhnya.

Kepada para pendekar yang dikenal sebagai loyalis Atut, agar tidak terpancing emosinya. "Para pendekar yang loyalis juga jangan terpancing emosinya," tukasnya.

Hal terpenting saat ini, Atut harus patuh. "Dia harus mematuhi semua proses hukum yang ada," tegasnya.

Banten ditetapkan sebagai provinsi pada tahun 2000. Sebelumnya, provinsi yang beribukota di Kota Serang ini merupakan bagian dari Jawa Barat.



(trw/trw)


Berita Terkait