Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Organisasi Angkutan Dasat (Ketum DPP Organda) Eka Sari Lorena membandingkan subsidi angkutan darat seperti bus dengan kereta api yang lebih tinggi. Hal ini membuat operator bus enggan mengangkut pelajar.
"Dimana-mana pelajar dikasih tarif rendah. Harusnya ada subsidi dari pemerintah, sekarang kenapa kereta api dapat (subsidi) 700 miliar, sementara angkutan umum nol," ujar Eka saat berbincang di Coffee Club, Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bekerja harus ada untungnya, itu manusiawi, jangan kan pengusaha, BUMN aja mau untung. Modal dikasih government. Pengusaha suruh untung, gimana operator, kalian apa yang diinvestasi balik modal," kata Eka.
(dha/gah)











































