"Dugaannya (kebakaran) kita lihat terik panas matahari yang mengakibatkan barang-barang material mudah terbakar. Seperti cat dan alat-alat tiner melahap kayu-kayu dan paralon. Alhasil meluluhlantakkan seluruh bangunan," ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Mulyadi di Jl I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2013).
Mulyadi belum bisa memastikan adanya tudingan warga yang menyebutkan kebakaran itu terjadi karena bedeng dibakar dengan sengaja. Namun pihaknya akan mengecek hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 10.05 WIB, api yang membakar sekitar 4 bedeng sudah padam. Arus lalu lintas Jl I Gusti Ngurah Rai yang tadinya dibuka kembali ditutup untuk aktivitas 4 mobil pemadam kebakaran.
Warga yang bedengnya terbakar kini pasrah. Warga lainnya tetap mengevakuasi bahan bedengnya berupa besi-besi tua.
Sebelumnya, warga menolak penggusuran terhadap hunian ilegal mereka. Mereka membakar ban di tengah jalan dan bahkan membakar sebuah halte bus TransJakarta Buaran yang ada di dekat lokasi. Namun akhirnya, mereka bersedia merobohkan bedeng-bedeng mereka.
(nwy/nrl)











































